Kapolri Diminta Tindak Aparatnya yang Lalai saat Mabes Dibobol Teroris

    Adri Prima - 03 April 2021 23:34 WIB
    Kapolri Diminta Tindak Aparatnya yang Lalai saat Mabes Dibobol Teroris
    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan terkait penyerangan Mabes Polri oleh terduga teroris, Rabu, 31 Maret 2021/Medcom.id/Siti Yona Hukmana



    Jakarta: Indonesia Police Watch (IPW) menilai harus ada pejabat kepolisian yang bertanggung jawab terhadap bobolnya Mabes Polri oleh teroris pada Rabu 31 Maret 2021 kemarin. Bahkan menurut IPW harus ada aparat yang ditindak akibat kelalaian yang terjadi.

    Ketua Presidium IPW, Neta S Pane mengatakan jika tidak ada pejabat Polri yang bertanggung jawab perihal insiden tersebut maka seolah-olah kelalaian Mabes Polri bisa disusupi teroris dianggap sebagai hal biasa. 






    "Terbukti hingga kini tidak ada satupun aparaturnya yang ditindak. Siapa pejabat polri yang harus bertanggungjawab atas bobolnya sistem keamanan Mabes Polri itu pun menjadi tidak jelas. Seolah kebobolan markas besar Polri oleh teroris adalah hal biasa saja," kata Neta S Pane dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 3 April 2021.  

    Hal lain yang menjadi fokus terkait dengan aksi teror di Mabes Polri adalah, IPW khawatir nantinya masyarakat menjadi krisis kepercayaan kepada kepolisian. 

    "Itu akan membuat publik menjadi krisis kepercayaan terhadap kepolisian. Publik akan bertanya, bagaimana polisi bisa menjaga dan melindungi masyarakat dari serangan teroris wong menjaga markas besarnya saja tidak mampu," sambungnya. 

    Karena alasan inilah Polri melalui Kapolri perlu mengkonsolidasikan diri dan menindak aparaturnya yang ceroboh agar kepercayaan publik tetap terbangun pada Polri.

    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id