KPK Diminta Tak Pandang Bulu Libas Koruptor di Ditjen Pajak

    Candra Yuri Nuralam - 09 Maret 2021 07:48 WIB
    KPK Diminta Tak Pandang Bulu Libas Koruptor di Ditjen Pajak
    Ilustrasi/Medcom.id



    Jakarta: Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan. KPK diharapkan tak pandang bulu menindak semua pihak yang terlibat.

    "KPK mesti mengusut aktor-aktor lain dalam perusahaan penyuap para tersangka," kata peneliti ICW Egi Primayogha melalui keterangan tertulis, Selasa, 9 Maret 2021.

     



    Lembaga Antikorupsi juga diminta menelusuri setiap aliran dana haram dalam kasus rasuah itu. Hal ini perlu dilakukan karena ICW menilai korupsi di sektor pajak berlangsung secara sistematis.

    "Sehingga pihak yang ditengarai terlibat berpotensi lebih luas," ujar Egi.

    Baca: KPK Dalami Laporan Penyimpangan Penagihan Pajak Rp1,7 Triliun

    ICW juga meminta KPK mendalami seluruh pihak swasta yang memberikan uang ke pejabat yang menjadi tersangka. Pihak yang memberikan 'recehan' pun diminta ditindak.

    Penindakan tersebut untuk menampilkan 'taring' KPK kepada perusahaan wajib pajak. Dengan mengusut semua perusahaan penyuap tersangka, korupsi di sektor pajak diyakini bakal berhenti.

    "Terdapat 165 perusahaan yang teridentifikasi sebagai pungutan pajak berpotensi tinggi, namun baru tiga yang diusut," tutur Egi.

    Sebelumnya, KPK tengah mengusut kasus dugaan korupsi di Ditjen Pajak Kemenkeu. Kasus ini sudah masuk dalam tahap penyidikan.

    Lembaga Antikorupsi sudah menetapkan tersangka di kasus tersebut. Para tersangka bahkan sudah dicegah untuk ke luar negeri agar mempermudah proses penyidikan.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id