Via Aplikasi Jaga, KPK Buka Telinga Terkait Penanganan Covid-19

    Candra Yuri Nuralam - 04 Mei 2021 01:46 WIB
    Via Aplikasi Jaga, KPK Buka Telinga Terkait Penanganan Covid-19
    Gedung Merah Putih KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto



    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembangkan aplikasi Jaga untuk mendorong transparansi penyelenggaraan pelayanan publik. Aplikasi itu kini bisa dipakai untuk mendengar keluhan masyarakat tentang penanganan covid-19 di lingkungannya.

    "KPK berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan literasi untuk masyarakat  berupa infografis tentang prosedur penanganan, insentif, santunan tenaga kesehatan, dan vaksinasi," kata pelaksana tugas juru bicara KPK bidang pencegahan Ipi Maryati melalui keterangan tertulis, Senin, 3 Mei 2021.






    Aplikasi itu juga bisa digunakan untuk literasi klaim rumah sakit dalam bentuk panduan dan format tanya jawab. Aduan klaim rumah sakit juga sering dilaporkan ke KPK.

    Baca: Kasus Covid-19 di DKI Bertambah 757

    Aplikasi itu diperbarui karena KPK sering mendengar aduan masyarakat tentang dugaan rasuah atau pekerjaan yang kurang baik dalam penanganan covid-19 di daerah. Keluhan itu akan diteruskan kepada dinas kesehatan setempat. Aduan dugaan rasuah bakal ditangani KPK.

    "Selain penambahan menu baru, Jaga juga terus melakukan pengembangan terkait aspek teknologi dan tampilan. Dengan Jaga v6, tampilan dan desain baru Jaga kini memberikan kenyamanan untuk penggunaan lintas platform," ujar Ipi.

    Aplikasi Jaga ialah perangkat lunak yang disiapkan oleh KPK untuk mendengar aduan masyarakat. Aplikasi itu sudah menerima ribuan aduan masyarakat tentang dugaan penyelewengan pengadaan bantuan sosial (bansos).

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.




    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id