Eks Pejabat SDA Banjar Dicecar Soal Proyek PUPR 2012-2017

    Fachri Audhia Hafiez - 08 Oktober 2020 13:18 WIB
    Eks Pejabat SDA Banjar Dicecar Soal Proyek PUPR 2012-2017
    ilustrasi/Medcom.id/Fachrie Audhia Hafiez
    Jakarta: Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Alam (SDA) 2013-2016 sekaligus Kepala Bidang Bina Marga Kota Banjar saat ini, Agus Saripudin, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Agus dihadirkan sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjar tahun anggaran 2012-2017.

    Pemeriksaan Agus bersamaan dengan pemeriksaan terhadap pemilik CV Jaya Konstruksi, CV Tunjung Sari, dan CV Puncak Asih, Bayu Kusuma. Keduanya diminta menjelaskan mengenai proyek-proyek yang dilaksanakan PUPR dalam kurun waktu tahun anggaran tersebut.

    "Dikonfirmasi penyidik mengenai pengetahuan saksi terkait pelaksanaan beberapa proyek yang dilaksanakan oleh Dinas PUPR Kota Banjar," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2020.

    Baca: Dugaan Korupsi di Kota Banjar Diulik Lewat Sekda
     
    Pemeriksaan keduanya dilaksanakan di Aula Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Bandung, Jawa Barat, Rabu, 7 Oktober 2020. Saksi lain yang memenuhi panggilan ialah staf bisnis legal Bank BJB Banjar Galih Achmad Nugraha dan staf bagian bisnis (kredit) Bank BJB Banjar Boyke Dewangga Putu Uci.

    Penyidik mendalami proses dan alur transaksi perbankan yang diduga mengalir ke berbagai pihak. Namun, KPK tak membeberkan pihak-pihak tersebut.

    Kemudian saksi staf keuangan di Rumah Sakit Umum (RSU) Banjar Patroman, Fitriah; Direktur PT Cahaya Kristal Putra, Dadang Alamsyah; dan pengurus rumah tangga Artri diminta menyerahkan barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut. 

    "Dilakukan penyitaan berbagai barang bukti di antaranya dokumen-dokumen yang terkait," ucap Ali.

    Lembaga Antirasuah masih menutup rapat tersangka dalam kasus ini. KPK berjanji membeberkan seluruh informasi korupsi ini setelah penyelidikan rampung.

    Sejumlah saksi penting telah dikorek penyidik Lembaga Antikorupsi seperti Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih yang diperiksa Rabu, 12 Agustus 2020. Saksi lainnya dari unsur pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Banjar, legislator Kota Banjar, serta pihak swasta telah dimintai keterangan oleh penyidik KPK.

    (ADN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id