comscore

Soal Hukuman Mati Herry Wirawan, Komnas HAM dan DPR Beda Pendapat

MetroTV - 17 Januari 2022 00:04 WIB
Soal Hukuman Mati Herry Wirawan, Komnas HAM dan DPR Beda Pendapat
Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara. Metro TV
Jakarta: Pemerkosa 13 santriwati, Herry Wirawan, dituntut hukuman mati dalam persidangan Selasa, 11 Januari 2022. Namun, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tidak setuju dengan hukuman tersebut lantaran dinilai bertentangan dengan hak asasi.

“Hak hidup bersamaan dengan hak untuk tidak disiksa, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk kemerdekaan pikiran, dan hati nurani itu termasuk hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam situasi apapun,” tegas Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, dalam program Primetime News di Metro TV, Minggu, 16 Januari 2022.
Hak tersebut, lanjut Beka, juga tertuang dalam konstitusi negara Indonesia. Aturan yang dimaksud adalah Pasal 28I Undang-undang Dasar (UUD) 1945. Inilah yang menjadi landasan Komnas HAM menolak hukuman mati bagi pemerkosa 13 santriwati itu.

“Hak-hak itu menjadi seperti ‘mahkota’ yang harus kita hormati dan junjung tinggi sebagai hak paling mendasar,” sambungnya.

Di sisi lain, Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani, naik pitam usai mendengar pernyataan tersebut. Ia menilai, Komnas HAM yang notabenenya adalah lembaga negara namun menolak hukum positif yang masih berlaku di negeri ini terkesan aneh.

Terlebih lagi, aturan pidana hukuman mati telah diperkuat oleh Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 2-3/PUU-V/2007. “Kalau MK sudah meneguhkan konstitusionalitas pidana mati dan kemudian ada lembaga negara punya tafsir sendiri atas aturan tersebut, maka menjadi aneh,” kata Arsul.

Terkait Pasal 28I UUD 1945 yang disinggung oleh Komnas HAM, Arsil berkilah dengan menyatakan bahwa peraturan tersebut tidak berdiri sendiri dalam konstitusi. Menurutnya, aturan itu memiliki keterkaitan dengan Pasal 28C UUD 1945.

“Kami saja yang pembentuk undang-undang di DPR tidak berani punya tafsir sendiri yang menabrak tafsir dari MK,” sindirnya. (Nurisma Rahmatika)

(SUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id