comscore

Aipda Ambarita Diperiksa Propam Gara-gara Geledah Paksa HP Warga? Begini Penjelasan Polda Metro

Patrick Pinaria - 19 Oktober 2021 22:15 WIB
Aipda Ambarita Diperiksa Propam Gara-gara Geledah Paksa HP Warga? Begini Penjelasan Polda Metro
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat jumpa pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Jumat (10/9/2021) (Foto: Antara/Yogi Rachman)
Jakarta: Banit 51 Unit Dalmas Satuan Sabhara Polres Metro Jakarta Timur Aipda Monang Parlindungan Ambarita atau dikenal dengan Aipda Ambarita sedang menjalani pemeriksaan oleh Bid Propam Polda Metro Jaya. Ia diperiksa karena dugaan pelanggaran prosedur saat melakukan penggeledahan telepon seluler (ponsel) seorang pemuda.

Kabar pemeriksaan terhadap Aipda Ambarita tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus pada Selasa, 19 Oktober 2021.
"Pak Ambarita memang betul kita akui, itu ada dugaan kesalahaan SOP (prosedur operasional standar), sehingga sekarang ini diperiksa di Bid Propam Polda Metro Jaya," ujar Yusri dikutip dari Antara, Selasa, 19 Oktober 2021.

"Ada dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan karena ada ketentuan SOP untuk penggeledahan," tambahnya.

Saat ini, Aipda Ambarita telah dimutasi dari jabatannya menjadi Bintara Bidang Humas Polda Metro Jaya. Mutasi tersebut tertera dalam Surat Telegram Nomor: ST/458/X/KEP/2021. Surat telegram ditandatangani oleh Karo SDM atas nama Kapolda Metro Jaya.

Baca: Viral Geledah Ponsel Warga, Aipda Ambarita Dimutasi

Sebelumnya, Aipda Ambarita menggeledah seorang remaja dalam pemberantasan kejahatan jalanan beberapa waktu lalu. Aksi itu terekam gawai dan viral di media sosial Twitter pada Sabtu, 16 Oktober 2021.
 
Dalam video, terlihat seorang remaja tidak terima ponselnya diperiksa anggota polisi Bripka Rustamaji. Remaja itu menyebut informasi dalam ponsel itu rahasia pribadinya. Dia juga tidak melakukan kejahatan.

Kemudian, Aipda Ambarita datang menjelaskan penggeledahan ponsel merupakan salah satu kewenangan kepolisian dalam pemeriksaan identitas. Ambarita menanyakan undang-undang yang mengatur tentang privasi kepada remaja tersebut. Bahkan, dia menantang pemuda itu untuk adu data siapa benar dan salah dalam pemeriksaan ponsel.
 
"Tugas polisi memeriksa identitas, enggak dibuat di situ memeriksa KTP tapi identitas. Tahu kau defenisi identitas, nah pengenalan identitasnya ini (ponsel). Harus tahu kami siapa kau, kalau ada rencana pembunuhan di situ (ponsel), emang saya kenal dengan kau," kata Ambarita dengan nada dan gestur menyudutkan.
 
Aipda Ambarita geram dengan remaja itu karena mempermasalahkan pemeriksaan ponsel. Padahal, dia dan anggotanya tidak mempermasalahkan soal SIM dan STNK.
 
"Kau masalah kecil saja kau permasalahkan. Biar saya ajarin kau. Makanya kau belajar, kalau kau pernah nonton cari datanya apa sih kayak gini, belajar kau, jangan bola aja tonton kau. Orang Indonesia itu harus pintar, jangan katanya, katanya. Kalau enggak ada datanya little knowledge could be dangerous, sedikit pengetahuanmu akan berbahaya," kata Ambarita sambil teriak marah-marah.

(PAT)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id