Eks Mensos Juliari Batubara Dituntut 11 Tahun Penjara

    Candra Yuri Nuralam - 28 Juli 2021 14:16 WIB
    Eks Mensos Juliari Batubara Dituntut 11 Tahun Penjara
    Mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara dalam sidang tuntutan di Jakarta, Rabu, 28 Juli 2021. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam



    Jakarta: Jaksa penuntut umum (JPU) menilai mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara terbuki bersalah dalam kasus dugaan suap penanganan bantuan sosial (bansos). Dia dituntut sebelas tahun penjara. 

    "Dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dan denda sebesar Rp500 juta subsider enam bulan kurungan," kata JPU pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Muhammad Nur Aziz di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Selasa, 28 Juli 2021.

     



    Selain itu, jaksa meminta hakim menjatuhkan hukuman uang pengganti Rp14,59 miliar kepada Juliari. Uang itu wajib dibayar dalam waktu sebulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap.

    Baca: Aa Umbara Dicecar Soal Jatah Uang dari Pengadaan Bansos di Bandung Barat

    "Jika tidak dibayar, maka harta benda akan disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut. Jika tidak mencukupi, maka akan dipidana selama dua tahun," ujar Aziz.

    Hakim juga diminta mencabut hak politik Juliari selama empat tahun setelah masa hukuman selesai. Dalam tuntutannya, jaksa yakin Juliari telah menerima menerima suap Rp32,48 miliar. 

    Duit haram itu dikantongi dari beberapa perusahaan penyuplai sembako untuk pengadaan bansos terkait penanganan covid-19. JPU menyebut Juliari menerima uang suap bertahap.

    Jaksa menilai hukuman itu pantas untuk Juliari. Hal ini karena Juliari dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam menghapus tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme.

    Selain itu, Juliari dianggap berbelit dalam memberikan keterangan di persidangan dan tidak mengakui perbuatannya. Hukuman ini juga dianggap tepat karena tindakan rasuah Juliari terjadi saat Indonesia dilanda pandemi covid-19.

    "Hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum," tutur Aziz.

    Jaksa menilai Juliari melanggar Pasal 12 huruf b juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id