Kejagung Didorong Periksa Mitra Terdakwa Kasus ASABRI

    Achmad Zulfikar Fazli - 27 September 2021 18:07 WIB
    Kejagung Didorong Periksa Mitra Terdakwa Kasus ASABRI
    Ilustrasi ASABRI/MI/Susanto.



    Jakarta: Terdakwa kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI), Heru Hidayat, mendorong Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa kedua mitranya. Dia ingin Kejagung memproses secara hukum semua pihak yang terbukti kuat terlibat dalam rasuah ini. 

    Heru mengaku tidak tahu alasan Kejagung belum memanggil mitranya terkait kasus ASABRI.  "Tanyakan langsung ke orangnya saja (kenapa mitranya belum diperiksa)," kata Heru di sela-sela persidangan, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Senin, 27 September 2021. 

     



    Heru mengatakan kasus rasuah ini sudah membuat gaduh semua pihak. Sehingga, semua pihak yang diduga terlibat harus diusut. 

    Baca: Terkait Korupsi ASABRI, Mal Tanjungpinang City Center Disita Kejagung

    Dia juga berharap persidangan akan mengungkap semuanya. "Tunggu sidangnya sampai selesai, semoga bisa dihadirkan (mitra)," kata Heru. 

    Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus ASABRI. Mereka, yakni Edward Seky Soerjadjaya selaku mantan Direktur Ortos Holding Ltd; Bety selaku mantan Komisaris Utama PT Sinergi Millenium Sekuritas; dan Rennier Abdul Rachman Latief selaku Komisaris PT Sekawan Intipratama. 

    Total tersangka dalam kasus ini mencapai 13 orang. Sebanyak 10 tersangka lainnya ialah Komisaris Utama PT Trada Alam Minera, Heru Hidayat, Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro, Direktur Jakarta Emiten Investor Relation, Jimmy Sutopo, Direktur Utama PT Prima Jaringan  Lukman Purnomosidi, dan Presiden Direktur PT Rimo International Lestari, Teddy Tjokrosaputro. 

    Kemudian, dua mantan Direktur Utama ASABRI, yakni Adam Rachmat Damiri dan Sonny Widjaja. Lalu, mantan Direktur Investasi dan Keuangan ASABRI, Bachtiar Effendi, mantan Direktur Investasi dan Keuangan ASABRI, Hari Setianto, serta mantan Kepala Divisi Investasi ASABRI, Ilham Wardhana Bilang Siregar. 

    Namun, mitra Heru Hidayat selaku aktor dan pemilik saham yang turut bertransaksi langsung ke ASABRI belum tersentuh hukum. Padahal, saham mereka masih bertengger di ASBARI. Bahkan melebihi batas ketentuan kepemilikan saham, yaitu di atas 5 persen. 

    Mitra Heru Hidayat tersebut, yakni, AP selaku partner pada kepemilikan saham FIRE, IIKP, TRAM, serta SMRU. Kemudian,  A selaku partner & Dirut FIRE. 
     

    Halaman Selanjutnya
    Mereka memiliki saham di atas…


    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id