Diperiksa 11 Jam, Kalapas Tangerang Ditanya Soal Tugas

    Siti Yona Hukmana - 15 September 2021 06:30 WIB
    Diperiksa 11 Jam, Kalapas Tangerang Ditanya Soal Tugas
    Puing sisa kebakaran di Lapas Klas I Tangerang/AFP.



    Jakarta: Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas 1 Tangerang Victor Teguh Prihartono selesai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 22.00 WIB pada Selasa, 14 September 2021. Dalam pemeriksaan selama 11 jam itu, Victor ditanya soal tugasnya di lapas.

    "Saya enggak begitu hafal jumlah pertanyaannya, tetapi masih bersifat umum menyangkut masalah tentang fungsi, tugas, dan peran," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 14 September 2021. 

     



    Tubagus memastikan Victor masih berstatus saksi. Menurut dia, pemeriksaan memakan waktu lama karena baru dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dan terbentur waktu salat dan makan siang. 

    Baca: Polisi Kumpulkan Bukti buat Tetapkan Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

    "Setelah itu juga memberikan waktu yang cukup bagi yang bersangkutan (Victor) untuk melakukan ibadah dan juga makan," ujar Tubagus. 

    Tubagus enggan membeberkan pertanyaan yang disampaikan penyidik saat pemeriksaan. Sebab, hal itu masuk materi penyidikan.

    Dia memastikan Kepala Tata Usaha Lapas Klas 1 Tangerang juga masih berstatus saksi. Polisi, belum menetapkan tersangka walau sudah naik penyidikan. 

    "Artinya diduga sudah ada pidana, siapa tersangkanya? Nah, itu dalam proses penyidikan. Nah, sekarang dalam rangka mencari itu," ungkap Tubagus.

    Tubagus mengatakan semua saksi yang diagendakan menjalani pemeriksaan hadir. Bahkan, jumlah saksi yang diperiksa bertambah dua dari warga binaan. 

    "Ada tujuh dari petugas lapas, kemudian dua dari warga binaan," kata Tubagus. 

    Blok C2 Lapas Klas 1 Tangerang terbakar sekitar pukul 01.45 WIB pada Rabu, 8 September 2021. Api berhasil dipadamkan pukul 03.00 WIB. Sebanyak 48 orang narapidana yang berada di blok C2 tewas. Selebihnya, mengalami luka-luka, baik berat maupun ringan.

    Penyebab kebakaran masih diselidiki. Namun, dugaan sementara karena korsleting listrik. Polisi menemukan titik api di atas plafon.


    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id