Penyelidikan Kasus Baru Terkait Djoko Tjandra Dikebut

    Candra Yuri Nuralam - 01 Agustus 2020 16:21 WIB
    Penyelidikan Kasus Baru Terkait Djoko Tjandra Dikebut
    Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Argo Yuwono. Medcom.id/Cindy
    Jakarta: Bareskrim Polri masih mengusut sejumlah kasus terkait pelarian terpidana kasus hak tagih Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra. Djoko mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba cabang Bareskrim, Mabes Polri untuk memudahkan proses pemeriksaan.

    “Yang penting adalah kami mohon doa dari rekan-rekan agar proses penyelidikan ini cepat selesai dan kita bisa menyampaikan apa yang terjadi,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Argo Yuwono di Jakarta, Sabtu, 1 Agustus 2020.

    Argo mengungkapkan Djoko diperiksa terkait kasus pembuatan surat jalan, surat bebas covid-19 (virus korona), dan aliran dana terkait pembuatan surat itu. Djoko Tjandra meminta bantuan Brigadir Jenderal (Brigjen) Prasetyo Utomo.

    Brigjen Prasetyo juga telah ditetapkan sebagai tersangka terkait surat jalan palsu. Djoko dan Prasetyo sama-sama ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

    Argo memastikan penempatan Djoko Tjandra di Rutan Salemba cabang Bareskrim demi pendalaman penyidikan kasus.

    Sebelumnya, Kejaksaan Agung mengeksekusi Djoko Tjandra. Dia dijebloskan ke Rutan Salemba cabang Mabes Polri, Jakarta Selatan.

    "Malam ini saya menerima penyerahan Djoko Soegiarto Tjandra dalam rangka eksekusi (ke lapas) kasus cessie Bank Bali. Maka yang bersangkutan akan menjadi warga binaan," ujar Jaksa Muda Pidana Khusus Kejagung Ali Mukartono di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 31 Juli 2020.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id