Penyelundupan Sabu dalam Karung Jagung Digagalkan

    Kautsar Widya Prabowo - 29 Juli 2020 18:05 WIB
    Penyelundupan Sabu dalam Karung Jagung Digagalkan
    Pengungkapan kasus penyelundupan sabu dalam karung jagung. Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Bekasi: Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menggagalkan penyelundupan sabu jaringan internasional Myanmar-Indonesia. Barang haram itu diselundupkan ke dalam karung yang berisi jagung.
     
    Wakil Badan Reserse dan Kriminal (Wakabareskrim) Irjen Wahyu Hadiningrat menjelaskan penelusuran penyelundupan ini dilakukan sejak 21 Juli 2020. Penelusuran melibatkan Polda Bangka Belitung dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

    "Barang ini berasal dari Myanmar melalui rute Malaysia, masuk ke Kepulauan Riau, Bangka Belitung, dan Jakarta melalui Tanjung Priok," ujar Wahyu saat konferensi pers di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 29 Juli 2020.

    Polisi menangkap empat tersangka SC, A, R alias S, dan YD yang berkewarganegaraan Indonesia (WNI). SC ditangkap di kawasan pergudangan Cikarang. A, R, dan YD ditangkap di Batam.

    Perkara ini bermula adanya laporan masyarakat adanya rencana pengiriman sabu dari luar negeri melalui jasa pengiriman. Pada 21 juli 2020 Ditresnarkoba Polda Bangka Belitung menerima info dari jasa pengiriman di Kota Pangkal Pinang terkait benda mencurigakan di dalam karung hijau berisi jagung.

    "Ditresnarkoba Polda Bangka Belitung melalakukan pemeriksaan menemukan delapan kilogram narkotika dari 73 karung," jelasnya.

    Polisi mendapat informasi 287 karung telah masuk gudang di daerah Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, dan 60 karung ke Gudang di Ancol, Jakarta Utara. "Barang ini masuk sejumlah 400 karung," tuturnya.

    Penyidik Bareskrim Polri melakukan pengintaian di sekitar gudang untuk menangkap tersangka. SC satu-satunya tersangka yang ditangkap dalam operasi pengintaian.

    K, tersangka lain, melarikan diri. K masuk daftar pencarian orang (DPO) dan tengah diburu.

    Tersangka yang ditangkap dijerat Pasal 114 Ayat (2) juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana penjara seumur hidup.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id