Korban Investasi Bodong PT Hanson Diminta Melapor

    Cindy - 18 Februari 2020 16:30 WIB
    Korban Investasi Bodong PT Hanson Diminta Melapor
    Direktur Utama PT Hanson Internasional Tbk Benny Tjokrosaputro. Foto : Medcom/Arif.
    Jakarta: Kepolisian meminta seluruh korban investasi bodong PT Hanson Internasional Tbk (MYRX) melapor. Laporan bisa dijadikan alat bukti penyelidikan

    "Kami imbau kepada seluruh masyarakat untuk memberikan keterangan ke Bareskrim atau ke kantor polisi mana saja. Nanti kami tetap koordinasi," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusu Bareskrim Brigjen Daniel Tahi Monang di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 18 Februari 2020. 

    Daniel mengungkapkan 30 korban investasi bodong telah melapor. Mereka berasal dari DKI Jakarta dan Yogyakarta. 

    Sementara, pembeli properti di MYRX belum ada yang melapor. Kepolisian masih menunggu pelaporan tersebut. 

    Daniel menuturkan Korps Bhayangkara tengah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan Bursa Efek Indonesia demi mengetahui aliran dana investasi bodong itu. "Ke mana kira-kira disembunyikan oleh Hanson," ucap Daniel. 

    Kepolisian juga bekerja sama dengan Kejaksaan Agung terkait investasi bodong. MYRX diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero). 

    Kasus bermula dari laporan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman terhadap PT Hanson Internasional Tbk ke Bareskrim Polri. PT Hanson diduga menghimpun dana masyarakat tanpa izin pemerintah sejak 2016. 

    Boyamin menyebut perusahaan mengumpulkan Rp2,4 triliun hingga pertengahan 2019. Uang diduga untuk membeli lahan di daerah Maja, Parung dan Lebak. PT Hanson International Tbk dilaporkan melanggr Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id