Tiga Agen WNI ABK Kapal Tiongkok Jadi Tersangka

    Kautsar Widya Prabowo - 17 Mei 2020 18:59 WIB
    Tiga Agen WNI ABK Kapal Tiongkok Jadi Tersangka
    Ilustrasi penangkapan. Medcom.id/M Rizal
    Jakarta: Polri menetapkan tiga agen yang memberangkatkan 14 anak buah kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) Kapal Long Xing 629 menjadi tersangka. Hal tersebut bedasarkan hasil pendalaman dari gelar perkara.
     
    "Tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan tujuan ekspolitasi bermodus menjanjikan gaji, penempatan kerja dan waktu kerja tidak sesuai," ujar Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo, melalui keterangan tertulis, Minggu, 17 Mei 2020.

    Jenderal bintang tiga itu merinci tiga agen tersebut yakini berinisial  W dari PT APJ di Bekasi, F dari PT LPB di Tegal, dan J dari PT SMG di Pemalang.

    Sebelumnya, media Korea Selatan (Korsel) MBC News pertama kali melaporkan dugaan eksploitasi sejumlah ABK asal Indonesia di kapal nelayan milik Tiongkok. Dalam laporan stasiun televisi Korsel tersebut, beberapa ABK asal Indonesia itu sakit dan meninggal. Jasad mereka dilarung ke laut.

    Baca: Dugaan Eksploitasi ABK WNI Dilaporkan ke PBB
     
    Berdasarkan pengakuan WNI yang bekerja di sana, mereka dipaksa bekerja berdiri selama 30 jam sehari untuk menangkap ikan. "Waktu kerjanya, kita berdiri 30 jam. Setiap enam jam makan. Di jam makan itu, kami memanfaatkannya untuk duduk," kata seorang ABK WNI.

    Para WNI tersebut mengakui mereka didiskriminasi. Misalnya, mereka diminta minum dengan air laut yang disuling. Padahal, para ABK Tiongkok minum air botolan dari darat.
     
    WNI mengaku setiap minum air tersebut langsung merasa sakit. Para ABK WNI juga mengaku hanya menerima US$120 atau sekitar Rp1,8 juta untuk bekerja di laut selama setahun lebih.
     
    Tiga WNI dilaporkan meninggal di kapal tersebut karena menerima perlakuan buruk. Dalam video yang diperoleh MBC, terlihat jasad WNI dimasukkan ke dalam peti lalu dilarung ke laut.

    Baca: Polisi Kantongi Tiga Bukti Perdagangan Manusia ABK WNI



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id