MAGHRIB 17:47

    Untuk Jakarta dan sekitarnya

    IMSAK 04:26
    SUBUH 04:36
    DZUHUR 11:53
    ASHAR 15:14
    ISYA 19:00

    Download Jadwal Imsakiyah

    Polisi Belum Periksa Pelaku Tabrak Lari di Jaksel

    Siti Yona Hukmana - 20 April 2019 22:28 WIB
    Polisi Belum Periksa Pelaku Tabrak Lari di Jaksel
    Ilustrasi - Medcom.id.
    Jakarta: DS, 38 pengemudi Camry dengan nomor polisi B 1185 TOD yang merupakan pelaku tabrakan beruntun di kawasan Jakarta Selatan belum diperiksa pihak kepolisian. Sebab, ia masih dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

    "Belum, karena pelaku masih di rumah sakit. Belum ada yang diperiksa. Orang yang terlibat laka masih di RS. Bagaimana diperiksa, ngomong saja susah," kata Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, 20 April 2019.
    Nasir mengaku tidak bisa menjelaskan kondisi pelaku. Sebab, menurutnya hal itu kewenangan tim medis. Namun, Nasir mengatakan dokter melarang untuk memindahkan DS ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

    "Kalau parah itu, dokter yang tahu. Tapi kan dia masih dirawat karena itu dokter bilang enggak boleh dipindahkan, dengan alasan butuh perawatan. Mungkin penilaian dokter parah ya. Intinya dokter enggak mau dipindahkan ke RS Kramatjati," terang Nasir.

    Begitu juga dengan korban, Nasir mengatakan belum ada pihak yang diperiksa. Alasan serupa, semua korban masih menjalani perawatan. 

    "Saksi banyak, korban juga banyak. Tetapi enggak ada yang mau diperiksa karena hari libur. Jadi gimana kita mau maksain," ucapnya.

    Nasir menyebut, sejumlah korban dirawat di berbagai rumah saksit. Ada yang di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dan RS Tebet. Namun, untuk menjelaskan kondisi korban Nasir tidak memiliki kapasitas untuk menjawab.

    "Korban itu ada di RSCM dua orang, di RS Tebet satu orang. Tetapi tidak separah itu (yang dipikirkan) hanya mungkin ada luka terbuka jadi harus dirawat inap," tuturnya.

    Lebih lanjut, terkait kondisi pelaku saat mengemudi Nasir belum bisa memastikan. Menurutnya, ketika dipertanyakan kepada tim dokter terkait terpengaruh minuman alkohol, tim medis itu belum menjawab. 

    "Saya sudah minta surat dokter, tapi belum ada jawaban dari dokter terkait terpengaruh alkohol atau lainnya," imbuh Nasir.

    Mobil Camry yang dikemudikan oleh DS dalam kondisi hancur. Mobil itu pun kini sudah diamankan oleh Polda Metro Jaya. 

    Rangkaian kecelakaan itu bermula saat mobil yang dikendarai DS menabrak mobil sedan mewah dengan nomor polisi B 811 QQ. Insiden ini terjadi di Jalan Rasuna Said arah Buncit sebelum underpass traffic light (TL) Kuningan, Jakarta Selatan pada Kamis, 18 April 2019 pukul 19.00 WIB. 

    Pengemudi mobil mewah itu bernama Marno, warga Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa. Beruntung, Marno tak mengalami luka serius akibat tabrakan itu.

    Usai menabrak Marno, DS melanjutkan perjalanan ke arah Tebet, Jakarta Selatan. Mobil yang dikendarainya menabrak kendaraan roda dua dengan nomor polisi B 3869 UHJ di Jalan Minangkabau arah Manggarai-Tebet, Jakarta Selatan, sekitar pukul 19.16 WIB. Pengemudi kendaraan roda dua itu bernama Sandi Sutami, 27.

    "Sandi mengalami luka ringan. Di kedua lutut kaki luka memar, telapak tangan luka dan pinggang memar," beber Nasir. 

    DS tak berhenti di situ. Ia menggeber mobil sedannya dan kembali menabrak pengendara motor dengan nomor polisi B 4787 TVY di lokasi yang sama. Kecelakaan itu terjadi pukul 19.30 WIB.

    Motor dengan nomor polisi B 4787 TVY itu dikemudikan Iwan. Iwan yang sedang membonceng Hani, mengalami luka ringan seperti lecet pada bagian siku kanan dan kaki, serta memar pada bagian bibir. 

    "Sementara Hani, bahu kanan luka memar, kaki kanan luka memar dan kepala kena benturan aspal," jelas Nasir.

    Selanjutnya, di tempat kejadian perkara (TKP) empat yakni di Jalan Saharjo depan Akabri, Menteng, Wadas, Setiabudi, Jakarta Selatan pukul 20.00 WIB, DS kembali menabrak pengguna jalan lainnya. Yakni, sepeda motor dengan nomor polisi B 3151 KEZ. 

    "Pengemudi Erlan Syamsur Diantan (pengemudi ojek online) yang tengah membonceng Fitriah. Fitriah mengalami pergelangan tangan kanan patah, paha kanan luka robek dan telapak kaki kanan lecet. Kini Fitriah berada di RS Budi Jaya," imbuh Nasir.

    Kemudian, DS menabrak sepeda motor Suzuki Addres dengan nomor polisi B 4776 SBR di Jalan Masjid Arahman arah ke Jalan Minangkabau pukul 20.00 WIB. Motor itu dikemudikan oleh Salsabila Hanifa, 16. Ia tengah membonceng Fani, 16.

    "Salsa mengalami pinggul kanan sampai ke kaki luka terseret, siku kanan luka terbuka, lutut kanan luka, telapak jari kiri luka. Sementara Fani mengalami luka di pinggul belakang," pungkasnya



    (DMR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id