Penganiaya Perawat di Palembang Layak Diproses Hukum

    Theofilus Ifan Sucipto - 16 April 2021 23:00 WIB
    Penganiaya Perawat di Palembang Layak Diproses Hukum
    Pelaku penganiaya perawat ditangkap di Kabupaten OKI Sumatra Selatan, Jumat, 16 April 2021 malam. Foto: Istimewa



    Jakarta: Wakil Ketua Komisi IX DPR Emanuel Melkiades Laka Lena menyesalkan penganiayaan kepada perawat di Rumah Sakit Siloam Palembang, Sumatra Selatan. Penganiaya disebut layak diproses hukum.

    “Kami meminta aparat hukum memproses hukum pelaku sesuai ketentuan dan fakta yang terjadi,” kata Melki dalam keterangan tertulis, Jumat, 16 April 2021.






    Melki menyampaikan simpatinya pada korban. Pasalnya, perawat tak seharusnya dianiaya saat menjalankan tugas kemanusiaan.

    “Kami minta kepada masyarakat untuk lebih menghargai kerja tenaga kesehatan dalam penanganan covid-19,” ujar politikus Partai Golkar itu.

    Melki juga mengimbau seluruh tenaga kesehatan berkomunikasi dengan pasien secara baik-baik. Supaya, tidak terjadi salah paham antara kedua pihak.

    Seorang perawat bernama Christina Ramauli S,27, dianiaya keluarga pasien berinisial JT di Rumah Sakit Siloam Palembang, Kamis 15 April 2021 pukul 13.30 WIB. Penganiayaan terhadap perawat itu viral di media sosial. 
     
    Baca: Penganiaya Perawat di Palembang Ditangkap

    Dalam video berdurasi 1.31 menit yang beredar menunjukkan seorang laki-laki di dalam sebuah kamar rumah sakit menganiaya seorang perawat.
     
    Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, Kompol M Abdullah, membenarkan adanya laporan penganiayaan dari seorang perawat salah satu rumah sakit swasta di Palembang. Laporan diterima dengan Nomor: LP/682/IV/2021/SPKT/Polrestabes Palembang/PoldaSumsel.

    Saat melapor kepada petugas, korban menjelaskan awalnya pelaku JT memanggil korban ke ruang perawatan nomor 6026 di Rumah Sakit Siloam Palembang. 
     
    Kemudian, pelaku bertanya kepada korban cara melepas infus di tangan anak yang dirawat di ruangan tersebut. Namun, belum sempat korban menjawab, pelaku tiba-tiba langsung memukul wajah korban.
     
    "Atas kejadian itu korban mengalami memar di mata kiri, bengkak di bibir, dan sakit pada perut," kata Abdullah, Jumat, 16 April 2021.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id