KPK Geledah Tiga Lokasi di Pekanbaru

    Fachri Audhia Hafiez - 29 November 2019 17:07 WIB
    KPK Geledah Tiga Lokasi di Pekanbaru
    Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Media Indonesia.
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah tiga lokasi di Pekanbaru. Penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, Riau, 2013-2015.

    "Rumah Bupati Bengkalis (Amril Mukminin), salah satu rumah, dan toko dari seorang pengusaha berinisial D," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat, 29 November 2019.

    Penyidik menyita sejumlah dokumen dari tiga lokasi itu. Dokumen itu diduga terkait proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih.

    KPK menetapkan Amril sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek multi years pembangunan jalan di Kabupaten Bengkalis. Amril diduga menerima suap atau gratifikasi dari PT Citra Gading Asritama (CGA), pihak rekanan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis.

    Amril diduga mengantongi Rp5,6 miliar. Proyek pembangunan jalan ini merupakan satu dari enam paket pekerjaan jalan di Kabupaten Bengkalis tahun 2012 dengan nilai anggaran Rp537,33 miliar. 

    Uang suap mengucur ke Amril dalam dua tahap, sebelum dan sesudah menjabat sebagai bupati Bengkalis. Pemberian pertama pada Februari 2016, Rp2,5 miliar. Pemberian kedua terjadi pada rentang waktu Juni dan Juli 2017, sejumlah Rp3,1 miliar dalam bentuk Dolar Singapura.

    Amril dijerat Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id