Ketua KPK Kritik Rangkap Jabatan Pejabat BUMN

    Kautsar Widya Prabowo - 09 Mei 2019 13:39 WIB
    Ketua KPK Kritik Rangkap Jabatan Pejabat BUMN
    Ketua KPK Agus Rahardjo (kedua kiri) dalam rapat kerja Komisi III DPR. Foto: MI/Susanto.
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta badan usaha milik negara (BUMN) berbenah diri terhadap sistem birokrasinya. Pasalnya, masih banyak ditemukan pihak-pihak yang rangkap jabatan.

    Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan rangkap jabatan akan berpengaruh terhadap produktivitas kerja. Imbasnya, pengerjaan satu bidang tidak akan bekerja secara maksimal.
    "Banyak komisaris yang tidak bisa full time di badan usaha itu. Saya harap terjadinya reformasi birokrasi yang tuntas, supaya tidak rangkap jabatan," ujar Agus saat memberikan paparan dalam diskusi bertajuk 'Menciptakan BUMN Bersih Melalui SPI yang Tangguh dan Terpercaya', di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 9 Mei 2019.  

    Dia prihatin dengan posisi dari satuan pengawasan internal (SPI) yang cenderung lemah dalam mengawasi jalannya perusahaan yang mereka awasi. Ini lantaran posisi SPI berada di bawah bayang-bayang direktur utama hingga komisaris.

    "Kalau saya melihat dari pengalaman itu teman-teman inspektorat itu harus diberi taring, diberi kemampuan. Jadi dipilih orang paling bagus. Resource-nya disediakan kemudian bisa melakukan secara objektif terhadap perjalanan badan usaha itu sehari-hari," tutur dia.

    Baca: Kementerian BUMN Hormati Proses Hukum Dirut PLN

    Dalam forum diskusi yang dihadiri ratusan jajaran direksi BUMN, Agus mewanti-wanti agar mereka bekerja dengan tidak melanggar peraturan yang berlaku, terutama tidak melakukan tindakan rasuah. Pasalnya, petinggi BUMN baru-baru ini tersandung kasus tersebut.

    "Di bawah itu ada juga ruang tahanan, nanti kalau ada keadaan darurat bisa saja Bapak dan Ibu ketemu (dengan koruptor). Saya mengingatkan supaya Bapak dan Ibu kemudian tidak mengalami hal yang sama, mari kita melakukan perubahan untuk negeri ini," pungkas dia.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id