Eddy Sindoro Pakai Paspor Palsu Kabur Keluar Negeri

11 Januari 2019 11:31 wib
Sidang terdakwa Lucas - Medcom.id/Isfan Harun.
Sidang terdakwa Lucas - Medcom.id/Isfan Harun.

Jakarta: Eks bos Lippo Group Eddy Sindoro diketahui kabur keluar negeri menggunakan paspor palsu. Eddy kabur untuk menghindari penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Hal ini diungkapkan anak Eddy, Michael Sindoro, saat bersaksi buat terdakwa Lucas, mantan pengacara Eddy di Pengadilan Tipikor, Jakarta. 

"Mr Tan telepon saya, kasih tahu kalau ada masalah di sini (Malaysia) tapi dia nggak kasih tahu masalahnya apa. Saya tahu dari Jimmy (pembantu Eddy) kalau masalahnya karena paspor palsu," kata Michael, Kamis, 10 Januari 2019.

Michael mengaku baru tahu ayahnya menggunakan paspor Dominika untuk melewati imigrasi di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia. Ketika dicecar soal paspor palsu itu, Michael mengaku tak tahu di mana mendapatkannya. 

"Saya tidak tahu kalau soal pembuatanya di mana," tutur dia. 

(Baca juga: Anak Eddy Sindoro Ubah BAP)

Dalam persidangan, Michael sempat mengubah keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Awalnya dia mengaku kerap dihubungi Lucas terkait masalah ayahnya di Malaysia. 

Belakangan dia mengubah keterangan itu, dan menyebut yang menghubunginya terkait permasalahan ayahnya adalah Mr. Tan. Namun, Michael mengaku tidak begitu mengenal Mr. Tan. 

Diketahui, Eddy Sindoro sempat dideportasi ke Indonesia oleh otoritas Malaysia lantaran kedapatan menggunakan paspor palsu. Saat sampai di Indonesia, Eddy kembali dilarikan keluar negeri lantaran menghindari penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap pengurusan sejumlah perkara beberapa perusahaan di bawah Lippo Group yang ditangani di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Dalam pelarian itu diketahui dibantu oleh Lucas. Namun, dalam sejumlah kesempatan Lucas membantahnya. (Isfan Harun)




(REN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.