Tak Ditangkap KPK, Ngabalin Mengaku Bukan Pengguna Anggaran

    Nur Azizah - 25 November 2020 18:05 WIB
    Tak Ditangkap KPK, Ngabalin Mengaku Bukan Pengguna Anggaran
    Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin. Foto: Medcom.id/Sonya Michaella
    Jakarta: Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, mengaku tak ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran tak terkait dengan ekspor benih lobster di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Ia memastikan tak terlibat mengurus masalah ini.

    "KPK itu kan punya data, punya dokumen sementara. Kan KPK perlu melakukan klarifikasi, memeriksa data yang mereka dapatkan. Bang Ali kan bukan pejabat pembuat komitmen, bukan pejabat pengguna anggaran," jelas Ngabalin dalam pesan singkat di Jakarta Pusat, Rabu, 25 November 2020.

    Namun, ia tak menampik ikut dalam perjalanan menuju Hawaii, Amerika Serikat, bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Di sana, Ngabalin sempat berkunjung ke Oceanic Institute of Hawaii Pacific University.

    Baca: Cita-cita Prabowo Menjadi Presiden Dinilai Sudah Pupus

    "Kami ke Hawaii karena di sana pusat dunia induk udang vaname yang luar biasa. Di Indonesia kan belum dikelola dengan baik," ujar Ngabalin.

    Ngabalin juga menjelaskan alasan rombongan tak langsung terbang ke Hawaii. Rombongan transit di Los Angeles (LA), AS, untuk melakukan tes usap.

    "Karena regulasi dan kebijakan penerbangan AS itu begitu, orang yang mau masuk ke Hawaii swab-nya di LA," jelas dia.

    Ngabalin sempat dikaitkan dengan kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Edhy Prabowo. Hal ini disebabkan Ngabalin masuk dalam manifestasi rombongan Menteri Kelautan dan Perikanan itu.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id