Penjual Airgun ke Penyerang Mabes Polri Dijerat Pasal UU Senpi Ilegal

    Siti Yona Hukmana - 07 April 2021 17:24 WIB
    Penjual Airgun ke Penyerang Mabes Polri Dijerat Pasal UU Senpi Ilegal
    Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan/Medcom.id/Siti.



    Jakarta: Muchsin Kamal (MK), penjual pistol berjenis Airgun 4,5mm kepada Zakiah Aini, 25, penyerang Mabes Polri, Jakarta Selatan, tak dijerat pasal terkait Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Terorisme. Muchsin dikenakan pasal terkait penggunaan senjata api ilegal. 

    "Namun, penyidik Detasemen Khusus (Densus) 88 terus mendalami apakah nanti memenuhi unsur dalam Undang-Undang Terorisme," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 7 April 2021. 






    Ramadhan mengatakan Muchsin telah menjadi tersangka. Dia dijerat Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api. 

    Baca: Penjual Airgun ke Penyerang Mates Polri Eks Narapidana Teroris

    Teranyar, Muchsin diketahui merupakan mantan narapidana terorisme. Dia terlibat dalam jaringan Jalin Jantho Aceh pada 2010.

    Penyidik Densus 88 Antiteror Polri menangkap Muchsin di Syiah Kuala, Banda Aceh, pada Kamis, 1 April 2021. Dia menjual Airgun kepada Zakiah dengan proses pembelian secara daring. 

    Namun, polisi belum membeberkan jasa yang digunakan Muchsin mengirimkan pistol itu ke Zakiah di Jakarta. Penyidik Densus masih melakukan pendalaman. 

    Zakiah menyerang Bareskrim Polri Mabes Polri, Jakarta Selatan sekitar pukul 16.30 WIB, Rabu, 31 Maret 2021. Dia masuk dari gerbang belakang Bareskrim Polri. 

    Kemudian, dia menuju ke gerbang utama untuk menemui anggota pos jaga. Dia menanyakan lokasi kantor pos. Setelah itu, Zakiah melakukan enam kali tembakan. 

    Polisi melumpuhkan Zakiah. Jenazahnya sempat dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Wanita yang berideologi radikal Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS) itu telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta Timur.


    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id