Dedi Mulyadi Dorong Eskpor Benih Lobster Dihentikan

    Anggi Tondi Martaon - 25 November 2020 13:28 WIB
    Dedi Mulyadi Dorong Eskpor Benih Lobster Dihentikan
    Wakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi. MI/Suamaryanto
    Jakarat: Kebijakan ekspor benih lobster menjadi sorotan pacaoperasi tangkap tangan (OTT) Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo. Kebijakan itu sudah lama dikritik Komisi IV DPR.

    "Pokoknya, ekspor benih lobster harus dihentikan. Jadi tidak penting apakah ada kasus atau tidak ada kasus," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi kepada Medcom.id, Rabu, 25 November 2020.

    Politikus Golkar itu menyebut sejak awal meminta wacana ekspor benih lobster ditinjau ulang. Negara harus membuat kebijakan yang pro-ekosistem laut Indonesia.

    "Walau jumlahnya katanya ada Rp2 miliar, bagi saya tidak penting jumlahnya berapa. Yang terpenting bagi kita bahwa dia bagian dari laut, bagian eksosistem," jelas Dedi.

    Kebijakan ekspor benih lobster juga dinilai hanya menguntungkan negara tujuan ekspor, salah satunya Vietnam. Dia menyebut Vietnam merupakan kompetitor di bidang perikanan dan laut.

    (Baca: Janji Edhy Prabowo terkait Ekspor Benih Lobster, Nyatanya...)

    "Ini kan menjadi aneh, sudah menjadi kompetitor. Kok bahan bakunya kita kirim," ujar dia.

    Mantan Bupati Purwakarta itu menuturkan Komisi IV DPR telah merekomendasikan agar program benih lobster dihentikan. Sebab, ada temuan manipulasi data ekspor benih lobster.

    KPK menangkap Edhy di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu dini hari, 25 November 2020. Penangkapan Edhy diduga terkait korupsi ekspor benih lobster.

    KPK turut memboyong keluarga Edhy dan sejumlah pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan. Lembaga Anti-rasuah membutuhkan waktu 1x24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang ditangkap. Status mereka bakal diumumkan melalui konferensi pers.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id