Kader PDIP Ditanya Soal Aliran Suap Wahyu Setiawan

    M Sholahadhin Azhar - 22 Januari 2020 05:10 WIB
    Kader PDIP Ditanya Soal Aliran Suap Wahyu Setiawan
    Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri. Foto: Medcom.id/Arga Sumantri
    Jakarta: Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar kader PDIP, Donny Tri Istiqomah terkait kasus suap pada eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Donny ditanya nengenai aliran dana terkait hal itu.

    "Penyidik mendalami terkait dengan pemberian uang oleh tersangka Sae (Saeful) kepada WS (Wahyu Setiawan) dan mengonfirmasi barang bukti yang telah dilakukan penyitaan secara sah oleh Penyidik," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2020.

    KPK juga memeriksa dua saksi lain yakni staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Retno Wahyudiarti, dan dua pihak swasta bernama Tonidaya dan Moh Ilham Yulianto. Selain saksi, penyidik menghadirkan dua tersangka dalam pemeriksaan kali ini, mereka adalah Wahyu Setiawan dan mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina. 

    Donny adalah salah satu pihak yang ditangkap KPK dalam OTT 8 Januari 2020. Namun dia tak dijadikan tersangka oleh KPK. KPK sudah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini. Mereka yakni, Komisioner KPU Wahyu Setiawan, caleg PDIP Harun Masiku, mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina, dan pihak swasta Saeful.

    Wahyu diduga menerima suap dari Harun agar memuluskan proses PAW sebagai anggota Dewan. Uang tersebut diberikan lewat Saeful kepada Agustiani, selaku orang kepercayaan Wahyu.

    KPK juga menyita uang Rp400 juta dalam pecahan mata uang dolar Singapura saat OTT di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Wahyu diduga telah menerima suap Rp200 juta. Seluruh tersangka sudah mendekam di rumah tahanan, kecuali Harun.



    (EKO)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id