Tersangka Kecelakaan Tol Cipali Alami Gangguan Jiwa

    Theofilus Ifan Sucipto - 12 Juli 2019 19:18 WIB
    Tersangka Kecelakaan Tol Cipali Alami Gangguan Jiwa
    Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. ANT/Indrianto Eko.
    Jakarta: Kepolisian menetapkan Ansor bin Ahmad sebagai tersangka kecelakaan di ruas Tol Cikopo-Palimanan KM 150. Ansor terbukti mengalami gangguan jiwa berat.

    "Kesimpulan pemeriksaan ahli bahwa terperiksa mengalami psikotik akut dan sementara," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Birgjen Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 12 Juli 2019.

    Ansor dinilai tak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ansor tak dapat memahami nilai serta risiko perbuatannya.

    Ansor sempat diduga menyerang sopir bus karena mengaku mendapatkan ancaman melalui panggilan telepon. Dedi menduga hal tersebut salah satu efek gangguan jiwa.

    "Ya mungkin halusinasi," ujar Dedi.

    Baca: Pengancam Sopir Bus Jadi Tersangka Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali

    Jenderal bitang satu itu menyebut Polisi belum mengeluarkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3). Karena, hasil tes kejiwaan Ansor baru saja terbit. 

    "Nanti dikonsultasikan dengan Jaksa Penuntut Umum dulu," pungkas Dedi.

    Atas perbuatannya, Ansor disangkakan Pasal 388 juncto 359 KUHP. Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Cikopo-Palimanan KM 150. Kecelakaan tersebut melibatkan empat kendaraan dan menyebabkan 50 korban.

    Dalam peristiwa yang terjadi pada Selasa, 18 Juni 2019 pukul 01.00 dini hari itu, 12 orang dinyatakan tewas, 11 luka berat dan 27 luka ringan. Korban meninggal dibawa ke Rumah Sakit Cideres Majalengka. Sedangkan korban luka-luka, mendapatkan perawatan di RS Mitra Plumbon Cirebon.




    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id