comscore

Anas Minta KPK Kembalikan Uang PPI

Rizky Ferdyansyah - 28 April 2014 21:27 WIB
Anas Minta KPK Kembalikan Uang PPI
Anas Urbaningrum -- MI/Rommy Pujianto
medcom.id, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi menyita uang Rp1 miliar dari kantor Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Selasa, 12 November 2013. PPI mengatakan uang tersebut dana operasional organisasi tersebut selama satu tahun.

Oleh karena, Ketua PPI, Anas Urbaningrum menginginkan agar KPK mengembalikan uang tersebut.
"Karena itu saya bilang ke penyidik agar dana itu segera dikembalikan ke PPI," kata Anas kepada wartawan di Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (28/4/2014).

Tersangka kasus dugaan korupsi proyek Pusdiklat Hambalang tersebut menjelaskan uang yang disita KPK dari Kantor PPI merupakan hasil iuran dari anggota. Dia menolak uang itu dikaitkan dengan kasus yang membelitnya.

Rencananya, uang tersebut untuk membiayai kegiatan-kegiatan organisasi yang berkantor di rumah Anas Urbaningrum, Jalan Teluk Semangka Blok C9 Nomor 1 Kavling AL Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Sumber uang berasal dari iuran, sumber lain pasti enggak mungkin, dari SKK Migas enggak mungkin, dari videotron enggak mungkin, dari quadra solution enggak mungkin, dari batu bara enggak mungkin, dari penghasilan Hotel di Bali enggak mungkin, dari simpanan Rp2 triliun di Singapura enggak mungkin," kelakarnya.

Anas juga membantah uang itu berasal dari Mahfud Suroso.

Mahfud ditetapkan sebagai tersangka sejak 4 November 2013. Dia merupakan Direktur Utama PT Dutasari Citralaras, di mana perusahaan tersebut yang menjadi subkontraktor pengerjaan proyek Hambalang.

(BOB)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id