Pandemi Korona, 71% Pengiriman Narkoba Lewat Jasa Antar Barang

    Kautsar Widya Prabowo - 30 Juli 2020 07:35 WIB
    Pandemi Korona, 71% Pengiriman Narkoba Lewat Jasa Antar Barang
    Ilustrasi narkoba. Medcom.id
    Bekasi: Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi menyebut terdapat tren baru dalam penyeludupan narkoba di masa pandemi covid-19 (korona). Peredaran menggunakan jasa pengiriman.

    "Kira-kira 71 persen distribusi (narkoba) melalui jasa titipan," ujar Heru di Kawasan Pergudangan Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 29 Juli 2020.

    Dia menyebut jumlah narkoba yang dikirim relatif lebih sedikit dibandingkan peredaran narkoba secara konvensional. Namun, itensitas pengiriman lebih sering.

    (Baca: Penyelundupan Sabu dalam Karung Jagung Digagalkan)

    Sedangkan, modus konvensional dari satu orang ke orang lain justru menurun. Dia mengingatkan hal ini mesti menjadi kewaspadaan bersama antara masyarakat dan aparat
    penegak hukum.

    "Modus-modus tradisional yang dominan, yaitu tenteng menenteng itu menurun karena pembatasan sosial berskala besar (PSBB), sekarang diganti melalui titipan online," tutur dia.

    Ia menegaskan aparat penagak hukum bersama Dirjen Bea dan Cukai selalu memantau pergerakan peredaran narkoba di Indonsesia. Penindakan terus dilakukan di tengah ragam modus peredaran narkoba.

    "Penegak hukum ada di mana-mana, jalur atas, tengah, dan timur, di jalur konvensional maupun online. Kita ada cyber unit," terang dia.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id