Firli Bahuri Tak Ingin Ada Gap dengan Agus Rahardjo Cs - Medcom

    Firli Bahuri Tak Ingin Ada Gap dengan Agus Rahardjo Cs

    Annisa ayu artanti - 17 September 2019 06:13 WIB
    Firli Bahuri Tak Ingin Ada Gap dengan Agus Rahardjo Cs
    Irjen Firli Bahuri. MI/Susanto
    Jakarta: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih Irjen Firli Bahuri mengatakan siap melanjutkan program-program pemberantasan korupsi era kepemimpinan Agus Rahardjo cs. Ia tak ingin ada gap dengan kepemimpinan sebelumnya. 

    "Saya yakin betul bahwa apa yang diinginkan oleh pimpinan KPK yang sekarang itu sama dengan keinginan kami juga jadi tidak ada jarak," kata Firli dalam acara OPSI Metro TV, Senin, 16 September 2019.

    Bersama rekan pimpinan terpilih lainnya, ia berencana bertemu dengan pimpinan KPK periode 2015-2019. Pertemuan tersebut akan membahas program-program untuk periode selanjutnya.

    "Kalaupun nanti kita akan melakukan pertemuan itu, sudah pasti baik itu secara personal maupun secara kedinasan karena estafet ini harus berlanjut tidak bisa dipotong di tengah jalan," jelas dia.

    Di sisi lain mengenai aksi penolakan di internal dan eksternal KPK, Firli menyadari adanya aksi tersebut merupakan dinamika demokrasi. Menurutnya, aksi tersebut bakal dijadikan instropeksi dalam menjalankan program berikutnya.

    Ia bersama pimpinan KPK terpilih lainnya akan membuktikan bahwa ia tepat menahkodai lembaga antirasuah tersebut.

    "Justru kami memaknainya adalah ketika ada orang yang mengatakan pesimis dengan pimpinan KPK yang baru 2019-2023 itu merupakan challange bagi kita," tukas dia.

    Kapolda Sumatra Selatan itu terpilih menjadi pimpinan KPK periode 2019-2023 dengan cara voting. Suara Firli menjadi yang tertinggi di antara calon-calon lainnya dengan 56 suara.
     
    Suara Firli dipepet capim petahana Alexander Marwata. Alexander memperoleh 53 suara. Nurul Ghufron berada di posisi ketiga dengan 51 suara.
     
    Hakim Nawawi Pomolango di posisi keempat dengan 50 suara, disusul Lili Pintauli Siregar yang mendapatkan 44 suara. DPR mengesahkan kelima pimpinan baru KPK itu dalam rapat paripurna, Senin, 16 September 2019. Kelima nama selanjutnya diserahkan pada Presiden Joko Widodo untuk dilantik.




    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id