Polri Bantah 'Kecolongan' Menjaga Wiranto

    Cindy - 10 Oktober 2019 16:18 WIB
    Polri Bantah 'Kecolongan' Menjaga Wiranto
    Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra
    Jakarta: Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo membantah 'kecolongan' mengawal Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto. Interaksi antara pejabat publik dan masyarakat sering terjadi. 

    "Tidak ada istilah kecolongan. Seperti hal yang sudah terjadi seperti itu, interaksi pejabat publik dengan masyarakat, bersalaman," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 10 Oktober 2019. 

    Dedi mengaku pengamanan pada Wiranto sesuai standar operasional prosedur (SOP) pengawalan pejabat publik. Kejadian penyerangan itu sangat cepat dan tak dapat diantisipasi. 

    "Barikade pengamanan tetap melekat ada petugas pengamanan melekat (Pamkat) dekat beliau (Wiranto), petugas pengamanan dan pengawalan (Pamwal) ada semua," ucap Dedi. 

    Wiranto diserang SA dan FA di Alun-alun Menes Pandeglang, Banten, Kamis, 10 Oktober 2019, sekitar pukul 11.30 WIB. SA tiba-tiba merangsek pengamanan tak lama setelah Wiranto keluar dari mobil dinas. 
     
    Wiranto yang saat itu baru keluar dari mobil untuk bersalaman dengan warga, langsung terjengkang.
     
    Dia hendak pulang ke Jakarta usai menghadiri peresmian gedung kuliah bersama di Universitas Matlaul Anwar di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi, Banten.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id