comscore

MAKI Nilai Gratifikasi MotoGP Lili Pintauli Berpotensi Tindak Pidana

MetroTV - 21 April 2022 10:22 WIB
MAKI Nilai Gratifikasi MotoGP Lili Pintauli Berpotensi Tindak Pidana
Deputi Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Kurniawan Adi Nugroho. Metro TV
Jakarta: Dugaan pelanggaran etik kembali dilakukan oleh pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar diduga menerima gratifikasi menonton MotoGP Mandalika.

Lili Pintauli diduga menerima gratifikasi menonton MotoGP Mandalika termasuk fasilitas akomodasi. Fasilitas tersebut merupakan akomodasi penginapan di Amber Lombok Beach Resort harga berkisar Rp600 ribu hingga Rp4,5 juta
Deputi Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Kurniawan Adi Nugroho mengatakan gratifikasi tersebut merupakan tindak pidana. Gratifikasinya sendiri merupakan bentuk akomodasi dan fasilitas termasuk juga dengan tiket untuk menonton MotoGP.
 
“Yang jadi persoalan bukan hanya ke Bu Lili, apakah bentuk gratifikasi ini hanya kepada Bu Lili atau kepada yang lain. Kalo misalkan ke Bu Lili apa motifnya. Kalo soal besaran detailnya segala macemnya itu kewenangan dari pihak KPK detailnya berapa,” ujar Kurniawan Adi Nugroho dalam program Hot Room di Metro TV, Rabu, 20 April 2022.

Baca: Mahfud Minta Dewas KPK Profesional Tangani Pelanggaran Etik Lili Pintauli

Kurniawan Adi menyebut sudah resmi melayangkan laporan kepada Dewan Pengawas (Dewas) KPK untuk dugaan pelanggaran etik yang dolakukan Lili. Namun, pihaknya menyerahkan kepada KPK untuk mengusut aspek pidana yang berpotensi terjadi dari beragam pelanggaran Lili. 

Bukan kali ini saja Lili Pintauli melakukan pelanggaran kode etik Komisioner KPK. Pada 2020, Dewas KPK (Dewas) KPK menyatakan Lili melakukan pelanggaran etik intervensi penyidikan salah satu peserta Pilkada 2020 di Labuhanbatu Utara.

Lili juga pernah menyalahgunakan wewenang untuk penyelesaian kepentingan pribadi dan berkomunikasi dengan tersangka kasus suap Tanjungbalai. Pada 2021, Lili melakukan pelanggaran etik mengenai penyebaran berita bohong dalam konferensi pers. (Alifiah Nurul Rahmaia)

(SUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id