comscore

Rp2,2 Miliar dari Kasus Jasindo Dikembalikan ke Negara

Fachri Audhia Hafiez - 18 Maret 2022 08:38 WIB
Rp2,2 Miliar dari Kasus Jasindo Dikembalikan ke Negara
Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetor uang denda pidana dan pengganti dari dua terpidana kasus rasuah kegiatan fiktif agen PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Kedua terpidana itu yaitu mantan Direktur Keuangan dan Investasi PT Jasindo, Solihah, dan pemilik PT Ayodya Multi Sarana (AMS), Kiagus Emil Fahmy Cornain.

"Jaksa eksekusi Andry Prihandono melalui Biro Keuangan KPK telah melakukan penyetoran ke kas negara berupa pembayaran uang denda dan uang pengganti sejumlah Rp2,2 miliar," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Jumat, 18 Maret 2022.
Solihah membayar denda pidana Rp200 juta dan uang pengganti sejumlah Rp483 juta. Sedangkan Kiagus membayar denda pidana sejumlah Rp200 juta dan uang pengganti sebanyak Rp1,3 miliar.

Baca: Soal Pelaporan SMS Blast, KPK Serahkan ke Dewas

Ali mengatakan KPK selalu aktif untuk menagih hukuman denda pidana dan uang pengganti dari para terpidana korupsi. Langkah itu sebagai bagian dari pemulihan aset negara.

"Sebagai bagian optimalisasi pemenuhan aset recovery hasil tindak pidana korupsi yang perkaranya ditangani oleh KPK," ucap Ali.

Solihah dan Kiagus divonis empat tahun penjara serta denda Rp200 juta subsider satu bulan kurungan. Solihah diberi hukuman tambahan membayar uang pengganti Rp483.700.000 dan Kiagus sebesar Rp1.330.668.513,27.

Keduanya terbukti melakukan korupsi dengan merekayasa kegiatan agen dan melakukan pembayaran komisi terhadap kegiatan agen asuransi fiktif. Hal itu dalam rangka penutupan asuransi aset dan kontruksi pada BP Migas-KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) tahun 2012-2014.

Perbuatan itu dilakukan bersama-sama Direktur Pemasaran PT Asuransi Jasindo periode 2008-2011 sekaligus Direktur Utama PT Asuransi Jasindo periode 2011-2016, Budi Tjahjono. Budi juga memperkaya diri sebanyak Rp6 miliar dari kejahatan itu.

(DEV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id