comscore

KPK Minta BUMD DKI Perkuat Sistem Manajamen Antisuap

Candra Yuri Nuralam - 11 April 2022 06:41 WIB
KPK Minta BUMD DKI Perkuat Sistem Manajamen Antisuap
Ilustrasi Gedung Merah Putih KPK. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta seluruh badan usaha milik daerah (BUMD) DKI Jakarta memperkuat sistem manajemen antipenyuapan (SMAP). SMAP harus dimaksimalkan demi menutup celah suap dalam pengerjaan proyek pemerintah.

"Kehadiran kami untuk mengingatkan dan memastikan efektivitas implementasi SMAP berjalan," kata Kepala Satuan Tugas 3 Direktorat AKBU KPK Dwi Aprillia Linda Astuti melalui keterangan tertulis, Minggu, 10 April 2022.
KPK meminta SMAP diterapkan semua perusahaan BUMD tanpa kecuali. BUMD DKI Jakarta tidak boleh ternodai dengan kasus suap dalam pengerjaan proyek.

"Lakukan terus internalisasi nilai-nilai integritas di dalam perusahaan Bapak atau Ibu hingga menjadi hal yang nyata dan menjadi budaya kerja. Dan bagi yang belum mengimplementasikan SMAP, agar segera memulai prosesnya," ujar Linda.

Baca: Firli: Ramadan Bulan Latihan untuk Tidak Korupsi

Para pimpinan BUMD juga diminta tidak berpikiran sistem itu membuat pekerjaan semakin ribet. Sistem itu dibuat untuk memastikan pekerjaan BUMD DKI Jakarta sesuai prosedur.

"Sistem yang baik itu perlu penguatan integritas, kita lahirkan banyak agen integritas. Untuk itu, KPK berharap SMAP dapat dibangun setiap perusahaan BUMD DKI Jakarta dan terus dievaluasi efektivitasnya," tutur Linda.

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris BPBUMD Provinsi DKI Jakarta Thomas berharap sistem itu turut mencegah gratifikasi. Tanpa adanya suap dan gratifikasi kinerja BUMD diyakini bakal lebih baik.

"Penguatan GCG dan SMAP harus dihadirkan sehingga sistem yang membangun integritas dan profesional pegawai itu menjadi berdampak bagi kinerja BUMD, menjadi lebih kuat dan lebih sehat," tutut Thomas.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id