Manuver Novel Baswedan Cs Dinilai Politis

    Juven Martua Sitompul - 07 Juni 2021 21:57 WIB
    Manuver Novel Baswedan Cs Dinilai Politis
    Penyidik KPK Novel Baswedan di rumahnya, Jakarta Utara, Minggu, 14 Juni 2020/Medcom.id/Yurike Budiman



    Jakarta: Langkah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang mengadu ke Mahkamah Konstitusi (MK) dikritik. Aduan lantaran Novel tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) itu dinilai sebagai sebuah manuver.

    "Ya itu udah politik sebenarnya. Dan itu hak rakyat berpolitik," kata pengamat kebijakan publik Lisman Manurung saat dihubungi wartawan, Senin, 7 Juni 2021.

     



    Dia mengatakan persoalan peralihan status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN) merupakan urusan tata usaha negara. Sehingga, tindakan Novel Cs mengadu ke MK dianggap tak tepat.

    "Kalau kasusnya ini adalah urusan tata usaha negara. Jadi kalau udah urusan tata usaha negara, di PTUN. Ngapain harus ke mana-mana?" ujar Lisman.

    Baca: TWK Dipastikan Tak Menggerus Independensi Pegawai KPK

    Lisman menyebut sah-sah saja jika seseorang melakukan uji materi atau judicial review tekait undang-undang (UU) ke MK. Namun dalam hal ini, kata Lisman, Novel seharusnya mengadu ke PTUN.

    "Nah sekarang kalau dibawa ke MK, janggal. Jadi maksudnya begini, MK itu kan menilai apakah UU sudah tepat atau tidak. Kalau mau lebih jujur lagi, sebenarnya MK itu fungsinya mengevaluasi UU, apakah UU itu bertentangan dengan UUD," ucap Lisman.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id