comscore

Ketika Penggawa Wadah Pegawai Angkat Kaki dari KPK

Candra Yuri Nuralam - 16 September 2021 17:48 WIB
Ketika Penggawa Wadah Pegawai Angkat Kaki dari KPK
Gedung Merah Putih KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto
Jakarta: Ketua Wadah Pegawai (WP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap salah satu yang diberhentikan dengan hormat pada Kamis, 30 September 2021. Yudi datang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk mengemasi barang-barangnya.

Penyidik KPK itu merasa perlu berbenah mengingat kariernya di Lembaga Antirasuah segera berakhir. Dengan sebuah kotak, semua barang-barang pribadi Yudi dibungkus untuk dibawa pulang.
"Saya dari pagi tadi sudah beres-beres membersihkan berkas-berkas yang ada dokumen. Kemudian juga yang tidak penting saya slider, kemudian yang penting saya serahkan kepada teman-teman," kata Yudi di Gedung Merah Putih KPK, Kamis, 16 September 2021.

Penggawa WP KPK itu sedianya sengaja berangkat pagi untuk menghindari teman-teman. Namun, pagi tadi, rekan-rekannya sudah berkumpul karena mendengar pengumuman pemecatan pada Rabu, 15 September 2021.

Pegawai KPK yang gagal beralih status menjadi aparatur sipil negara (ASN) itu akhirnya tidak bisa langsung pulang. Yudi menyempatkan diri berbincang dan bersenda gurau dengan rekan kerjanya.

Baca: Dipecat, 57 Pegawai KPK Bakal Melawan

"Tadi ya mereka pada sedih juga tidak bisa berkata apa-apa. Tadi, kami juga sempat sarapan bareng, kemudian tadi siang kami juga makan bareng sambil cerita. Ya intinya suasana teman-teman sedihlah," ujar Yudi.

Yudi, yang tersingkir karena tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK), sempat memperlihatkan barang yang dibawa pulang dari meja kerjanya di Gedung Merah Putih KPK. Isinya hanya buku, beberapa sertifikat, paspor, dan foto keluarga.

"Beberapa barang pribadi yang kepunyaan saya, enggak banyak," tutur Yudi.

Dia mengaku akan merindukan Gedung Merah Putih KPK. Pasalnya, banyak kenangan yang telah tertanam dalam memorinya selama memberantas korupsi di Indonesia.

"Saya kalau meluangkan waktu habis memeriksa itu saya sering main bet (tenis meja) dengan teman-teman," ucap Yudi.

Yudi menegaskan perjuangannya memberantas korupsi tidak akan berakhir hanya karena dipecat dari KPK. Dia bakal terus melawan korupsi dengan caranya sendiri.

(OGI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id