Penanganan Kasus Narkoba di Indonesia Diminta Berkaca dari Thailand

    Candra Yuri Nuralam - 22 Februari 2021 06:55 WIB
    Penanganan Kasus Narkoba di Indonesia Diminta Berkaca dari Thailand
    Ketua Pelaksana Harian (Plh) Kompolnas Benny Mamoto. MI/Susanto



    Jakarta: Polri diminta serius menangani kasus narkoba di Indonesia. Korps Bhayangkara bisa berkaca dari Thailand.

    "Kita merujuk pada Thailand kenapa berhasil (mengurangi kasus narkoba) mereka menerapkan penanganannya, pendekatannya yang komprehensif," kata Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto dalam telekonferensi, Minggu, 21 Februari 2021.




    Benny mengungkapkan Thailand mempunyai aturan tegas untuk menekan peredaran narkoba di negaranya. Salah satunya, memberantas narkoba secara masif.

    Polisi Thailand juga mendidik pelaku penyalahgunaan narkoba dengan cara militer. Benny menilai cara itu efektif menghapus kebiasaan buruk pengguna narkoba.

    "Di sisi lain para penyalahguna ini ditangkap, dimasukkan tangsi militer, tangsi polisi, didik fisiknya, disiplinnya. Sehingga nanti keluar bisa sehat kembali. Ternyata bisa menekan angka peredaran," beber dia.

    (Baca: Polisi Diminta Usut Pemasok Narkoba Kompol Yuni)

    Benny menyarankan Indonesia mulai melirik penanganan narkoba di Thailand. Hukuman disiplin militer diminta ditegakkan di Tanah Air.

    "Di kita kelemahannya sekarang adalah bagaimana rehabilitasi perlu dipertanyakan," tutur Benny.

    Sebelumnya, Polda Jawa Barat menangkap mantan Kapolsek Astanaanyar Kota Bandung Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi terkait kasus narkoba pada Rabu, 17 Februari 2021. Kompol Yuni ditangkap saat pesta sabu dengan 11 anggota Polsek Astanaanyar. Dalam penangkapan itu, tujuh gram sabu disita.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id