Dugaan Kasus Korupsi, Pejabat JICT dan Pelindo Diperiksa Kejagung

    Al Abrar - 02 Desember 2020 22:34 WIB
    Dugaan Kasus Korupsi, Pejabat JICT dan Pelindo Diperiksa Kejagung
    Kejaksaan Agung. MI
    Jakarta: Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung kembali memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi perpanjangan kerja sama pengoperasian dan pengelolaan Pelabuhan PT Pelindo II. Sebanyak dua pejabat dari Jakarta International Container Terminal II diperiksa Rabu, 2 Desember 2020.

    Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung Hari Setiyono mengatakan kedua orang tersebut ialah, Ketua Tim Evaluasi dan Negoisasi Proposal Perpanjangan Kerjasama dengan PT JICT II, Sugeng Mulyadi dan Wakil Ketua Tim Evaluasi dan Negoisasi Proposal Perpajanngan Konsesi PT JICT. Ary Henryanto. Turut diperiksa Direktur Teknik PT Pelindo II, Dana Amin.

    "Pemeriksaan terkait dengan penanganan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi," kata Hari dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 2 Desember 2020. 

    Menurut Hari ada dugaan tindak pidana korupsi pada Perpanjangan Kerjasama Pengoperasioan Dan Pengelolaan Pelabuhan PT Pelindo II Berupa Kerja sama Usaha dengan PT Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) pada PT Pelindo II.

    "Pemeriksaan para saksi untuk mencari fakta hukum dan mengumpulkan alat bukti tentang tindak pidana yang terjadi dalam proses perpanjangan kerjasama pengoperasioan dan pengelolaan pelabuhan PT. Pelindo II," ujar Hari.

    Baca: Kejagung Periksa Mantan Direktur Pelindo II

    Kejagung menyelidiki dugaan korupsi saat meneliti proses perpanjangan kerja sama pengoperasian dan pengelolaan pelabuhan oleh PT Pelindo II dengan PT JICT. Penyidik kemudian memeriksa dan mengumpulkan bukti-bukti sehingga peristiwa pidana dalam kasus tersebut dapat menjadi jelas.

    "Selain itu, guna menemukan tersangkanya, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam pasal 1 angka 2 KUHAP," kata dia.

    Hari memastikan pemeriksaan para saksi dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Seperti memperhatikan jarak aman antara saksi dengan penyidik, penggunaan alat pelindung diri (APD) lengkap, dan komponen pendukung lain.

    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id