Polisi: Wapres Maafkan Tersangka Penyunting Foto

    Siti Yona Hukmana - 05 Oktober 2020 21:21 WIB
    Polisi: Wapres Maafkan Tersangka Penyunting Foto
    Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto: MI/Adam Dwi



    Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin disebut mengampuni kesalahan tersangka SM yang menyandingkan fotonya dengan aktor porno asal Jepang, Shigeo Tokuda atau dikenal dengan Kakek Sugiono. Namun, kasus hukum dipastikan tetap berjalan.

    "Wapres sudah memaafkan, tentunya secara hukum kami tetap berjalan di atas rel," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 5 Oktober 2020.

     



    Menurut dia, penyidik berpedoman kepada Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Pertimbangan pencabutan laporan bisa dilakukan jika ada surat pemberian maaf kepada tersangka dari Istana Wakil Presiden. 

    "Nanti kita tunggu suratnya kalau memang ada permintaan maaf tadi," ungkap jenderal bintang satu itu.

    Untuk saat ini, Awi mengatakan keputusan masih dalam kewenangan penyidik, apakah kasus dilanjutkan sampai ke pengadilan atau dihentikan. Penyidik, kata dia, juga menunggu keputusan Wapres.

    "Nah ini kalau nanti ada permohonan maaf dan tidak dituntut. Itu diproses penyidik bagaimana hasil gelar, tentunya kita tunggu. Semuanya hak prerogatif penyidik," tutur Awi.

    SM sempat menyampaikan maaf kepada Wapres Ma'ruf Amin. Permohonan maaf disampaikannya setiba di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jakarta Selatan, setelah ditangkap di Tanjungbalai, Asahan, Sumatra Utara.

    "Saya mohon maaf kepada Pak Kiai (Ma'ruf Amin) tentang yang telah saya lakukan. Saya khilaf dan berharap kepada Kiai saya diberikan maaf," kata SM di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 2 Oktober 2020.

    SM mengunggah sebuah foto di akun Facebook pribadinya atas nama Oliver Leaman S. Dalam foto kolase Ma'ruf Amin dengan gambar animasi Kakek Sugiono, dia menuliskan narasi penghinaan.

    "Jangan kau jadikan dirimu seperti ulama, tetapi kenyataannya kau penjahat agama. Di usia senja banyaklah berbenah untuk ketenangan di alam barzakh. Selamat melaksanakan ibadah salat Jumat," tulis SM.

    Baca: Penyunting Foto Wapres dan Aktor Porno Minta Maaf

    SM dilaporkan ke Polres Tanjungbalai. Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/243/IX/2020/SU/Res T Balai tertanggal 30 September 2020. Dia kemudian dibekuk di rumahnya, Jalan Lobe Daud LL VI, Kelurahan Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso, Tanjungbalai, Jumat, 2 Oktober 2020, sekitar pukul 07.00 WIB. 

    Polisi menyita tiga lembar tangkapan layar, laman unggahan akun Facebook, akun Facebook atas nama Oliver Leiman S, dan satu flash disk. Perbuatan SM diduga mengandung unsur kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) serta penghinaan. SM dijerat Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) atau Pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 26 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id