Bupati Nganjuk Dibawa ke Jakarta Melalui Jalur Darat

    Candra Yuri Nuralam - 10 Mei 2021 18:40 WIB
    Bupati Nganjuk Dibawa ke Jakarta Melalui Jalur Darat
    Konferensi pers OTT Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam



    Jakarta: Bareskrim Polri menetapkan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat sebagai tersangka jual beli jabatan. Novi dibawa ke Mabes Polri untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

    "Karena sekarang kan teman-teman tahu pesawat sama kereta api enggak ada. Jadi kita melewati darat dan safety itu yang pertama," kata Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Mabes Polri Brigjen Djoko Poerwanto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin, 10 Mei 2021.
     
    Pihaknya akan mengekspose Novi dan barang bukti hasil korupsi, Selasa, 11 Mei 2021 sekitar pukul 10.00 WIB. Djoko berjanji pihaknya terbuka menangani kasus itu.

     



    Novi ditetapkan sebagai tersangka bersama-sama enam orang lainnya. Mereka yakni Camat Pace Dupriono, Camat Tanjunganom Edie Srijato, Camat Brebek Haryanto, Camat Loceret Bambang Subagio, mantan Camat Sukomoro Tri Basuki Widodo, dan ajudan Bupati Nganjuk M Izza Muhtadin.

    Novi merupakan penerima suap dalam kasus ini. Sedangkan enam orang lain merupakan pemberi suap.

    (Baca: Bupati Novi Minta Uang Hingga Rp150 Juta untuk Jabatan di Nganjuk)

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id