Komnas HAM Minta Mahasiswa yang Ditangkap Dibebaskan

    Siti Yona Hukmana - 09 Oktober 2020 02:53 WIB
    Komnas HAM Minta Mahasiswa yang Ditangkap Dibebaskan
    Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Mohammad Choirul Anam dalam konferensi pers daring, Kamis, 8 Oktober 2020. Foto: Zoom
    Jakarta: Sejumlah mahasiswa di daerah digelandang ke kantor kepolisian buntut demo penolakan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker). Polisi diminta melepaskan para pelajar itu.

    "Kami menegosiasikan (ke polisi) bagi teman-teman mahasiswa yang memang  peserta aksi yang kebetulan ditahan untuk dibebaskan," kata Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Mohammad Choirul Anam dalam konferensi pers daring, Kamis, 8 Oktober 2020. 

    Anam juga meminta kepolisian memberikan hak pendampingan hukum kepada seluruh mahasiswa dan pelajar yang ditangkap. Dia tak ingin ada laporan polisi tidak memberikan akses terhadap lembaga bantuan hukum.

    "Karena (pendampingan) itu juga bagian dari hak orang ketika berhadapan dengan situasi seperti ini yang berhadapan dengan situasi hukum," ungkap Anam. 

    Menurut dia, Komnas HAM telah membentuk tim khusus (timsus) memantau demo menolak omnibus law di sejumlah daerah. Kerusuhan-kerusuhan di daerah didata dan dianalisis. 

    Baca: 600 Lebih Pedemo di Jatim Ditangkap, Didominasi Pelajar

    "Timsus pemantauan melakukan berbagai komunikasi dengan semua pihak, baik pihak pengunjuk rasa maupun pihak kepolisian," imbuh Anam. 

    Dia berharap tak ada pelanggaran HAM dari aparat penegak hukum saat mengamankan demo. Kepolisian harus taat menjalankan Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dan Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2008 tentang Implementasi Standar dan Prinsip HAM dalam Tugas Polri. 

    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id