Wakapolri Soroti Kurangnya Peralatan Mengatasi Bencana Alam di Korps Bhayangkara

    Siti Yona Hukmana - 17 Februari 2021 22:33 WIB
    Wakapolri Soroti Kurangnya Peralatan Mengatasi Bencana Alam di Korps Bhayangkara
    Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono. ANT/Puspa Perwitasari



    Jakarta: Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono mengakui Korps Bhayangkara kurang memiliki peralatan untuk mengatasi bencana alam. Hal itu membuat Polri dinilai belum maksimal mengatasi bencana alam.

    "Kita ini kurang peralatan, ketika terjadi pohon besar patah di tengah jalan, enggak ada alat kita. Kemudian ketika terjadi longsor, enggak ada (alat kita). Kita padahal terdepan, duluan ke sana tapi enggak bisa mengatasinya," kata Gatot dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri 2021 secara daring, Rabu, 17 Februari 2021.




    Termasuk, mengatasi bencana banjir. Gatot menuturkan dibutuhkan perahu untuk mengevakuasi warga yang terjebak di dalam rumah akibat banjir.

    Dia meminta Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Agus Andrianto dan Komandan Korps Brimob Polri Irjen Anang Revandoko menggoordinasikan pengadaan alat. Koordinasi dengan Asisten Logistik (Aslog) Kapolri Irjen Asep Suhandar dan Asrena Polri Irjen Hendro Sugiatno.
     
    "Coba nanti direncanakan apa peralatan yang diperlukan oleh Brimob itu, mobil-mobil apa yang diperlukam menghadapi bencana ini, kemudian kapal-kapal apa yang perlu kalau banjir itu terjadi," ujar jenderal bintang tiga itu.

    Gatot mengatakan Polri telah baik mengatasi bencana kebakaran. Korps Bhayangkara telah memiliki dasboard, seperti Lancang Kuning di Polda Riau.

    Dia juga menyarankan Asrena Polri berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Gatot berharap BNPB bisa menghibahkan alat-alat ke Polri.

    "Atau pemerintah daerah bisa menghibahkan peralatan-peralatan yang diperlukan, utamanya daerah-daerah yang rawan terhadap bencana," ungkap dia.

    Polri juga telah mempunyai sumber daya manusia (SDM), yakni anggota Sabhara. Namun, Sabhara dinilai hanya gergaji kecil.

    "Kemudian kendaraan sudah lama, sekarang coba di moderinisasikan lagi, maka nanti silakan dirapatkan antar Pak Dankorbrimob, Kabaharkam, Aslog, dan Asrena," kata mantan Kapolda Metro Jaya itu.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id