Klinik Ilegal di Jakpus Diduga Sudah Gugurkan 32.760 Janin

    Antara - 24 September 2020 04:50 WIB
    Klinik Ilegal di Jakpus Diduga Sudah Gugurkan 32.760 Janin
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Penyidik Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya membongkar kasus klinik aborsi ilegal di Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat (Jakpus). Klinik ini diperkirakan sudah mengaborsi 32.760 janin sejak 2017.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Yusri Yunus mengatakan meski demikian, angka ini bisa saja bertambah seiring perkembangan penyidikan. Saat ini, penyidik masih mendalami soal pembukuan klinik ilegal tersebut.

    "Karena ada bukti-bukti data yang mereka masukkan dalam daftar pembukuan," kata Yursi di Polda Metro Jaya, Rabu, 23 September 2020.

    Yusri mengatakan klinik ini beroperasi setiap hari, kecuali Ahad, pada pukul 07.00 WIB hingga 13.00 WIB. Dalam satu hari, klinik itu menggugurkan lima hingga enam janin. Janin-janin yang mereka gugurkan memiliki kriteria tersendiri.

    "Untuk klinik aborsi dibatasi batas umur untuk janin tidak bisa melewati 14 minggu karena memang janin masih berbentuk gumpalan darah dan belum berbentuk bayi," kata Yusri.

    Baca: Dokter Klinik Aborsi Cempaka Putih Tak Bersertifikat

    Polda Metro Jaya pada Rabu, 9 September 2020, sekitar pukul 12.00 WIB menggerebek klinik aborsi ini. Polisi menangkap 10 tersangka. Salah satu di antara 10 tersangka seorang perempuan yang menjadi pasien aborsi di klinik tersebut.

    Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 346 KUHP dan atau Pasal 348 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 194 juncto Pasal 75 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Mereka terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 miliar.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id