KPK Temukan Pengembang Tak Patuh di Tangerang Raya

    Fachri Audhia Hafiez - 18 September 2020 00:20 WIB
    KPK Temukan Pengembang Tak Patuh di Tangerang Raya
    Ilustrasi Gedung KPK. Medcom/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengembang perumahan di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. Pengembang di tiga wilayah tersebut tak patuh dalam memberikan fasilitas sosial (fasos) dan umum (fasum) ke pemerintah daerah (pemda) setempat.

    "Banyak pengembang perumahan yang belum memenuhi kewajiban penyerahan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) fasos dan fasum perumahan, serta permukiman di Tangerang Raya," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang pencegahan KPK Ipi Maryati Kuding di Jakarta, Kamis, 17 September 2020.

    Situasi tersebut terungkap saat KPK menggelar rapat koordinasi dengan pemda Tangerang Raya. Perkembangan laporan yang disampaikan pemerintah setempat tak memuaskan KPK.

    Ketiga pemda itu menjelaskan lambatnya kemajuan serah terima PSU akibat pengembang meninggalkan atau menelantarkan perumahan yang dibangun. Kemudian, kondisi eksisting di lapangan sudah tidak sesuai dengan rencana tapak atau site plan.

    "Ada pula rencana tapak telah diubah atau tidak ditemukan keberadaannya," ujar Ipi.
     
     

    Para Kepala Kantor Wilayah Badan Pertahanan Nasional (BPN) se-Tangerang Raya mengatakan rencana tapak harus sesuai site plan. Mereka tak menampik ada pengembang yang nakal dengan merevisi rencana tapak PSU menjadi tambahan unit perumahan.

    Baca: Kemensetneg Minta Pendampingan Perlindungan Aset Rp571,5 Triliun ke KPK

    Kepala Satgas Koordinasi Pencegahan Wilayah II KPK, Asep Rahmat Suwandha, meminta pemda setempat segera menggandeng asosiasi pengembang di Tangerang Raya. Pemda harus membangun database yang memuat data pengembang, wilayah, serta koordinat.

    "Database ini nantinya terintegrasi antarpemda dan antarsatuan kerja perangkat daerah (SKPD) dalam satu pemda, juga dengan kantor wilayah BPN. Sehingga, akan memudahkan dalam pemantauan dan proses sertifikasi,” ujarnya.

    (AZF)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id