Cara Keji Klinik Aborsi di Senen Hilangkan Janin

    Kautsar Widya Prabowo - 20 Agustus 2020 12:36 WIB
    Cara Keji Klinik Aborsi di Senen Hilangkan Janin
    Polda Metro Jaya menggelar rekontruksi kasus aborsi di Kelurahan Kenari, Senen, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Agustus 2020. Medcom.id/Christian
    Jakarta: Polisi mengungkap fakta-fakta baru terkait kasus aborsi ilegal di Klinik dr SWS, Jalan Raden Saleh, Senen, Jakarta Pusat. Salah satunya, menghilangkan janin yang dilakukan secara tidak manusiawi.

    Cara keji itu terungkap setelah melakukan rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP). Total ada 41 adegan yang diperagakan.

    Dalam rekonstruksi tersebut memperlihatkan tahapan proses aborsi. Dari membuat janji, aborsi, hingga proses penghilangan janin.

    "Setelah tindakan diambil kemudian dilakukan tindakan oleh salah satu oknum bagian pengelola tempat ini untuk menghilangkan barang bukti janin," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2020.

    Calvijn mengatakan ada dua metode dalam proses menghilangkan janin. Pertama melarutkan janin menggunakan cairan kimia.

    "Dengan cairan asam sulfat agar janin itu larut dan kemudian di buang di salah satu saluran yang ada di lokasi," kata dia.

    Proses lebih keji dilakukan tersangka jika janin tidak larut dengan cairan kimia. Tersangka akan membakar janin tersebut.

    "Dilakukan pembakaran di lantai dua atas yang dimodifikasi seperti cerobong asap supaya tidak terlihat atau tidak terkena bau," kata dia.

    Baca: Rekonstruksi Praktik Aborsi di Senen Reka Ulang 41 Adegan



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id