KPK Dorong Pembenahan Aset PT PLN oleh Pemprov Gorontalo

    Fachri Audhia Hafiez - 11 Agustus 2020 02:00 WIB
    KPK Dorong Pembenahan Aset PT PLN oleh Pemprov Gorontalo
    Ilustrasi/MI/Susanto.
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo melakukan pembenahan aset PT PLN. Lembaga Antirasuah siap berkolaborasi.

    "KPK akan memfasilitasi percepatan sertifikasi tanah dan bangunan PT PLN di Gorontalo," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam Rapat Koordinasi (rakor) Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Gorontalo, Senin, 10 Agustus 2020.

    Nawawi mengatakan, penyelamatan aset itu merupakan tanggung jawab antara manajemen PT PLN dengan Badan Pertahanan Nasional (BPN). Sebanyak 957 bidang tanah dan bangunan PT PLN di Gorontalo belum bersertifikat per Mei 2020, 

    "Pengelolaan aset daerah secara legal diatur dalam Pasal 75 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah," ujar Nawawi.

    KPK juga mendorong sertifikasi tanah milik pemprov, dan perkembangan program pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL). KPK juga akan memantau tindak lanjut kerja sama pemerintahan dan penegak hukum di bidang perdata dan tata usaha negara.

    "Khususnya terkait penyelamatan aset pemda lewat mekanisme surat kuasa khusus (SKK)," ucap Nawawi.

    Optimalisasi pendapatan daerah juga tak luput dari perhatian KPK. Nawawi mengatakan, salah satu program yang dipantau ialah pemasangan alat rekam pajak atau tapping box di sektor perhotelan, rumah makan/restoran, dan tempat hiburan.

    Evaluasi juga menyentuh kinerja pendapatan daerah dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Sebelumnya Pemerintah Kabupaten dan Kota di Gorontalo telah mengupayakan integrasi data pertanahan dengan BPN melalui aplikasi host-to-host.

    "Aplikasi host-to-host berfungsi menghubungkan sistem pengelolaan pertanahan yang ada di kantor pertanahan dengan pemerintah kabupaten/kota di wilayah Gorontalo," ucap Nawawi.

    (ADN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id