Remaja NF Takut Laporkan Pelecehan Seksual yang Dialami

    Zaenal Arifin - 16 Mei 2020 01:58 WIB
    Remaja NF Takut Laporkan Pelecehan Seksual yang Dialami
    Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat. Medcom.id/Zaenal Arifin
    Jakarta: Remaja pelaku pembunuhan terhadap bocah, NF, takut melaporkan kekerasan seksual yang dialaminya. NF diperkosa tiga orang terdekatnya hingga hamil.

    "Kalau diceritakan anak itu (NF) khawatir hubungan bapak dan ibu tirinya terganggu. Jadi dia kesulitan untuk menceritakan," kata Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat di Balai Rehabilitasi Anak Handayani, Bambu Apus, Jakarta Timur, Jumat, 15 Mei 2020.

    Harry mengungkapkan NF dicabuli sejak Oktober 2019-Februari 2020. NF dicabuli sebanyak 16 kali, rinciannya sembilan kali oleh F, empat kali oleh R, dan tiga kali oleh pacar NF, A.

    F dan R berprofesi sebagai kuli bangunan dan tinggal menumpang di rumah NF. Keduanya memiliki hubungan keluarga dengan ibu tiri NF.

    (Baca: Peleceh Seksual Sempat Ancam Remaja Pembunuh Bocah)

    Harry menyebut keputusan siswi SMP kelas IX itu menutupi perbuatan ketiganya membuat NF semakin menderita. R dan F leluasa mencabuli NF.

    "Dia tertekan, sementara dia harus cerita ke siapa. Bapaknya (NF) sangat menyesal, merasa kecolongan atas kelakuan saudaranya, sesama pekerja yang dia bawa," ujar dia.

    Harry mengatakan pembunuhan yang dilakukan NF merupakan akumulasi dari penderitaan sebagai korban pencabulan. Terlebih A memiliki kelainan seksual.

    "Di saat melakukan itu (pembunuhan) yang terbayang kelakuan dari tersangka yang telah melakukan kekerasan, ancaman, bahkan pornografi," tutur dia.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id