Bea Cukai Ultimatum Pegawai

    Siti Yona Hukmana - 26 Juni 2020 05:26 WIB
    Bea Cukai Ultimatum Pegawai
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Bea dan Cukai, Syarif Hidayat menegaskan tak akan menoleransi pegawai yang terlibat kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Menurut dia hal itu telah menjadi komitmen pihaknya.

    "Posisinya adalah Bea Cukai pada intinya zero tolerance pada narkoba, itu pasti," kata Syarif di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 25 Juni 2020. 

    Syarif memastikan pegawai yang kasus narkoba menerima sanksi. Hukuman yang diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di instansi.

    "Tentunya (sanksi) ada berdasarkan ketentuan yang berlaku, itu berjenjang," ujar Syarif.

    Namun, Syarif belum mau bicara banyak terkait seorang pegawai Bea dan Cukai yang ditangkap polisi terkait narkoba beberapa waktu lalu. Dia mengaku belum menerima laporan dari kepolisian.

    "Kami menunggu perkembangan dari kepolisian. Kami belum bisa dapatkan datanya, karena sampai sekarang kepolisian hingga kini belum menyampaikan apa-apa," tutur Syarif.

    Baca: Pegawai Bea Cukai Ditangkap Terkait Narkoba

    Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat menangkap 11 orang terkait kasus penyalahgunaan narkotika.  Satu di antaranya merupakan pegawai Bea dan Cukai.

    "(Pelaku yang diamankan) salah satunya inisial A, pegawai Bea Cukai," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Rabu, 24 Juni 2020.

    Mereka dinyatakan negatif narkoba berdasarkan hasil tes urine. Namun, polisi menemukan barang bukti berupa 20 butir ekstasi. Kasus ini tengah diselidiki oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id