• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Bahar Bin Smith Berpotensi Jadi Tersangka

Lukman Diah Sari - 06 Desember 2018 13:31 wib
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono di Mabes
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono di Mabes Polri, Jakarta. Foto: Lukman Diah Sari/Medcom.id

Jakarta: Bahar bin Smith disebut berpotensi menjadi tersangka dalam kasus penghinaan kepada Presiden Joko Widodo. Polisi kini masih mencari barang bukti untuk menjerat tersangka dalam kasus tersebut.

"Selama penyidik menemukan itu (alat bukti), penyidik yang mempertimbangkan. Ada mekanismenya. Selama alat bukti cukup bisa saja (jadi tersangka)," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono di Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018. 

Polisi sudah menaikan kasus ini ke tahap penyidikan. Namun hingga saat ini, Bahar masih berstatus saksi.  

Syahar mengapresiasi sikap Bahar yang mau hadir dalam pemeriksaan pada hari ini. Pemeriksaan hingga kini masih berlangsung.

Bahar sebelumnya dilaporkan Jokowi Mania (Joman) dan Cyber Indonesia ke polisi karena menyebut 'Jokowi kayaknya banci'. Bahar juga menyebut Jokowi penghianat bangsa dan negara.

Bahar terancam dijerat Pasal UU Nomor 1 Tahun 1946 KUHP No 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2008 tentang ITE, serta Pasal 207 KUHP, Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1, dan Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2).





(AZF)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.