Abraham Samad: Pelaku Teror KPK Koruptor Teroris

    Media Indonesia - 10 Januari 2019 07:15 WIB
    Abraham Samad: Pelaku Teror KPK Koruptor Teroris
    Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad. Foto: MI/Ramdani
    Jakarta: Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengutuk keras kejadian teror bom yang terjadi pada pimpinan KPK Laode M Syarif dan Agus Rahardjo. Menurutnya, kasus pelemparan bom molotov tersebut menunjukan adanya 'mutasi koruptor'.

    "Kasus pelemparan teror ini menunjukan ada 'mutasi koruptor' dari koruptor ke teroris (koruptor teroris),"ungkapnya di Jakarta, Rabu, 9 Januari 2019.

    Ia menilai bahwa peristiwa tersebut bukan hanya pengrusakkan belaka, tapi teror yang keji. Menurut dia, teror itu dilakukan dengan cara-cara licik.

    "Melakukan aksi teror kepada personel KPK. Sama seperti yg dialami saudara Novel Baswedan,"ujarnya.

    Abraham Samad kemudian mengatakan, orang KPK tidak akan mengendorkan pekerjaannya untuk memberantas korupsi atas peristiwa teror bom tersebut. Menurut dia, fondasi KPK dibangun dengan teror dan intimidasi.

    Semakin diteror, kata Abraham, KPK malah akan semakin kuat. Ia menilai, perbuatan para koruptor teroris itu ibarat hanya melempar bensin di tengah api yang sedang menyala.

    Baca: Pelaku Teror KPK Diduga Orang yang Sama

    Ia kemudian berharap agar pimpinan, penyidik, dan staff KPK terus semangat dan kompak serta tidak takut apalgi kalah dengan koruptor teroris. Menurut Abraham, KPK harus terus dikawal dan dijaga.

    "Koruptor harus terus dilawan, apapun resikonya. Kami juga mendesak pihak berwenang untuk mengusut tuntas pelaku dan motif dibalik teror ini. Ini bukan kriminal biasa. Ini sudah teror sistematis yang ditujukan kepada KPK dan seluruh personelnya," tandasnya.

    Kediaman dua pimpinan KPK yakni Agus Rahardjo dan Laode M Syarif mendapat teror bom dari orang tak dikenal. Peristiwa teror ini, terjadi dalam waktu bersamaan.

    Polda Metro Jaya telah menurunkan tim khusus dibantu Densus 88 untuk mendalami teror tersebut. CCTV dari rumah Agus dan Laode pun tengah diperiksa untuk mencari identitas pelaku. (Insi Nantika Jelita)





    (DMR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id