comscore

BNPT Tawarkan 3 Cara Berantas Kejahatan Transnasional

Antara - 18 Mei 2022 08:10 WIB
BNPT Tawarkan 3 Cara Berantas Kejahatan Transnasional
Sekretaris Utama BNPT Mayjen TNI Dedi Sambowo membeberkan kiat penanggulangan kejahatan transnasional di Wina/Branda Antara
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menawarkan tiga cara mengatasi kejahatan transnasional. Cara tersebut ditawarkan dalam Sidang Ke-31 Commission on Crime Prevention and Criminal Justice (CCPCJ) di Wina, Austria, pada 16-20 Mei 2022.

"Pertama, mengantisipasi ancaman kejahatan transnasional," kata Sekretaris Utama BNPT Mayjen TNI Dedi Sambowo dikutip dari Antara, Rabu, 18 Mei 2022.
Cara kedua, kata dia, tanggap melaksanakan langkah-langkah penanggulangan kejahatan transnasional. Sementara itu, cara ketiga yakni memperkuat kerja sama internasional di setiap level.

Menurut Dedi Sambowo, kemajuan teknologi membuka celah kejahatan transnasional. Kejahatan tersebut membahayakan keselamatan dan kesejahteraan manusia.

Baca: Di Forum PBB, Indonesia Dorong Standar Perlindungan Anak Terasosiasi Terorisme

"Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi membuka jalan bagi eksploitasi serta penyalahgunaan yang tidak bertanggung jawab. Melalui forum dengan 130 negara anggota PBB tersebut, Indonesia akan berkontribusi," kata Dedi.

Ia memaparkan kejahatan transnasional terus berkembang dan intensitasnya semakin meningkat. Bahkan, kejahatan ini terorganisasi sehingga semakin kompleks.

"Ini tantangan terbesar yang dihadapi manusia dan memengaruhi semua aspek kehidupan, termasuk sistem peradilan pidana," jelas dia.

Dedi mengatakan upaya kolektif dan terkoordinasi untuk mencegah dan memerangi kejahatan transnasional penting dilakukan. Dis sisi lain, dia juga membeberkan pengalaman Indonesia mengimplementasikan restorative justice mengurangi kejahatan dan kelebihan kapasitas di lembaga pemasyarakatan.

CCPCJ atau Komisi Pencegahan Kejahatan dan Peradilan Pidana adalah forum di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). CCPCJ dibentuk pada tahun 1992 oleh the Economic and Social Council (ECOSOC) dan berfungsi sebagai badan pembuat keputusan di bawah naungan PBB.

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id