Virtual Police Ikut Lawan Penyebaran Radikalisme di Medsos

    Theofilus Ifan Sucipto - 05 April 2021 08:15 WIB
    Virtual Police Ikut Lawan Penyebaran Radikalisme di Medsos
    Kabiro Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, memberi keterangan terkait bom bunuh diri di Makassar di Gedung Mabes Polri, Kamis, 1 April 2021. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto



    Jakarta: Tim Virtual Police Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri ikut melawan penyebaran radikalisme di media sosial (medsos). Tim ini berperan mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak informasi yang salah.

    “Polri ingin mengingatkan masyarakat agar masyarakat tak jadi korban dan tidak menjadi pelaku kejahatan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono dalam keterangan tertulis, Senin, 5 April 2021.






    Rusdi menyebut pengguna internet di Indonesia mencapai 202 juta orang. Angka itu setara dengan 73,3 persen dari total populasi. Tingginya angka pengguna internet harus dibarengi dengan kemampuan memilah informasi. 

    Di sisi lain, Tim Virtual Police masih memiliki beragam tantangan untuk menjalankan tugasnya. Salah satunya, keberadaan tim tersebut diperdebatkan masyarakat karena dianggap terlalu mengurusi hal privat.

    Baca: Panduan untuk Orang Tua Mengenai Ciri-ciri Anak Terpapar Radikalisme

    “Itu tantangan ketika polisi ingin mengedukasi, ada pihak yang berusaha menghalangi aktivitas tersebut,” papar jenderal bintang satu itu.

    Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel mengatakan terorisme bukan sekadar manifesto, tetapi bentuk nyata kekerasan secara langsung. Perang melawan terorisme secara laten atau tidak nampak juga terjadi di media sosial.

    Dosen Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) itu menyebut pemberantasan terorisme tidak bisa terus-menerus dilakukan dengan merespons aksi yang kadung terjadi. Pencegahan harus dimasifkan sebelum teror terjadi.

    “Yang laten pun harus dibumihanguskan,” kata Reza dalam diskusi virtual Crosscheck Medcom.id bertajuk ‘Awas! Sesat Milenial Radikal di Jagat Virtual,’ Minggu, 4 April 2021.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id