Milenial Rentan Terpapar Radikalisme

    Anggi Tondi Martaon - 03 April 2021 16:56 WIB
    Milenial Rentan Terpapar Radikalisme
    Ilustrasi Medcom.id.



    Jakarta: Kelompok milenial rentan terpapar radikalisme. Sebab, psikis mereka dinilai masih labil

    "Ingin menunjukkan kehebatan dan lain sebagainya," kata mantan narapidana terorisme Haris Amir Falah dalam diskusi virtual, Sabtu, 3 April 2021.






    Kondisi tersebut dimanfaatkan kelompok teroris. Mereka memberikan doktrin untuk memengaruhi kelompok milenial.

    "Bertemu dengan doktrin di mana bisa menyalurkan apa yang menjadi keinginannya (kelompok milenial)," kata dia.

    Hal itu dirasakan Haris. Dia tertarik paham menyimpang tersebut saat masih remaja.

    "Saya dulu direkrut waktu SMA, karena saya masih mencari jati diri," kata dia.

    Baca: Kelompok Teroris Mulai Memanfaatkan Wanita untuk Melakukan Teror

    Pembina Hubbul Wathon Indonesia 19 itu pun meminta agar berbagai upaya terus dilakukan untuk menyelamatkan generasi milenial dari paham radikal. Dia menegaskan perlawanan terhadap paham menyimpang itu tidak melanggar agama.

    "Melawan radikalisme itu bukan melawan agama. Kita harus punya kesepakatan untuk memberantas ini," ujar dia.

    Sebelumnya, dua teror yang terjadi di Indonesia melibatkan kelompok milenial. Seperti bom bunuh diri di Makassar yang dilakukan oleh L, pria berusia 26 tahun.

    Keterlibatan kelompok milenial juga terjadi pada penyerangan di Markas Besar (Mabes) Polri. Pelaku ZA, wanita berumur 25 tahun.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id