Aparat Diminta Ungkap Sengkarut ASABRI

    Arga sumantri - 15 Januari 2020 17:22 WIB
    Aparat Diminta Ungkap Sengkarut ASABRI
    PT ASABRI (Persero). Dok: PT ASABRI
    Jakarta: Penegak hukum diminta mengusut tuntas dugaan korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI). Pasalnya, hal ini menyangkut nasib para prajurit dan keluarga besar TNI.  

    "Ini harus segera terang dan jelas. Prajurit TNI kita itu belum cukup sejahtera jika dibandingkan dengan tugasnya," kata anggota Komisi I DPR Willy Aditya di Jakarta, Rabu, 15 Januari 2020. 

    Menurut dia, kasus ASABRI perlu segera dituntaskan agar reaksi publik tidak makin besar sehingga merugikan banyak pihak. Saat ini, sektor keuangan sudah bereaksi dengan merosotnya sejumlah saham portofolio ASABRI. 

    "Walau dibilang masih dapat membayar klaim, kasus ini harus segera jelas dan tuntas," ujar politikus Partai NasDem itu. 

    Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Pertahanan, Kementerian Keuangan, Kementerian Hukum dan HAM, Mabes TNI, dan Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan, harus menjalankan mitigasi dampak kasus ASABRI.

    Pihak terkait harus menyelesaikan kasus dengan komprehensif sehingga masa depan prajurit tidak terkatung-katung. 

    Willy mengatakan penanganan kasus ASABRI tidak dapat disamakan dengan PT Asuransi Jiwasraya. Pasalnya, ASABRI adalah BUMN yang 100 persen sahamnya milik negara.

    Layanan perusahaan pelat merah ini menjadi asuransi wajib bagi seluruh anggota TNI dan keluarga. Anggota TNI juga sudah menaruh keyakinan secara penuh kepada PT ASABRI

    "Bangsa besar ini tidak bisa tutup mata dengan nasib anggota TNI yang dipertaruhkan lewat PT ASABRI. Negara yang harus menjamin mereka tidak terbengkalai kelak,” tegas Willy.

    Dia menegaskan DPR akan terus mengawasi penyelesaian kasus ini. Bila dalam waktu dekat belum ada kejelasan, DPR akan mengambil langkah politik yang tegas dan terukur. 

    "Kita mau ini selesai dengan baik dan nasib anggota TNI tidak dipertaruhkan untuk hal seperti ini lagi," jelas dia.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id